Seluruh SPBU di Sampit Disemprot Disinfektan

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Cabang Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Sampit Rabu (25/3/2020). Selain area pengisian bahan bakar, penyemprotan dilakukan pula untuk fasilitas-fasilitas publik di SPBU yaitu musala dan toilet.

Ketua Hiswana Migas Sampit Axcel Narang mengatakan, selain di SPBU, penyemprotan juga dilakukan pada agen LPJ PSO dan non PSO. Termasuk transportir SPBU dan industri.

“Penyemprotan disinfektan ini merupakan langkah preventif atau pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19. Upaya ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat ketika mengisi bahan bakarnya di SPBU,” ujarnya.

Saat ini aksi penyemprotan disinfektan masih difokuskan di wilayah Kotim, sementara untuk wilayah Kabupaten Seruyan dan Katingan masih menunggu jadwal.

Selain itu, kata Axcel, Hiswana Migas Sampit juga mendorong agar semua pelayanan di SPBU berjalan normal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Di samping tak lupa ia mengingatkan agar seluruh petugas SPBU melakukan langkah-langkah ekstra dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid 19. Di antaranya dengan menggunakan sarung tangan karet dan masker dalam operasional pelayanan BBM, tidak menyentuh uang secara langsung dan menggunakan sarung tangan atau plastik bening. Kemudian menyediakan sabun cuci tangan dan hand sanitizer. Menerapkan etika batuk dan bersin, juga rutin membersihkan benda-benda yang sering disentuh orang banyak.

“Peralatan ini sebenarnya sudah ada, namun kita perbanyak lagi untuk mengantisipasi penyebaran Corona. Kita selalu berusaha meningkatkan kebersihan ketika melakukan pelayanan,” terangnya.

Kemudian ia juga menyarankan agar masyarakat dapat beralih menggunakan pembayaran non tunai, sehingga masyarakat tidak menyentuh uang secara langsung ketika bertransaksi.

“Lebih aman lebih nyaman bayar tanpa cash. Karena sekarang kita sudah ada aplikasi Mypertamina sehingga pembayaran bisa dilakukan secara non tunai,” jelasnya. c-may

Pos terkait