Wabah Corona Meluas

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 makin meluas. Sebelumnya 159 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19, bertambah menjadi 187 negara atau kawasan. Demikian pula dengan jumlah kasus yang terkonfirmasi, dari sebelumnya 294.110 yang terpapar, menjadi 425.059. Sebelumnya angka meninggal dunia 12.944 menjadi 18.944.

Di Indonesia sendiri, sebelumnya ada 579 kasus menjadi 585 kasus yang dinyatakan positif Covid-19, sebelumnya 30 yang sembuh, bertambah 1 orang yang sembuh, sehingga total yang sembuh mencapai 31 orang. Seiring dengan jumlah yang sembuh, jumlah yang meninggal bertambah dari sebelumnya 55 orang menjadi 58 orang.

Kalimantan Tengah (Kalteng) sebelumnya 220 orang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), bertambah 28 orang menjadi 248 yang masuk dalam kategori dalam ODP. Sementara yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebelumnya 39 orang, bertambah 1 orang menjadi 40 orang, dan yang positif Covid -19 bertambah 1 orang menjadi 4 pasien yang positif Covid-19.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul menjelaskan, sekarang ini semua dikerahkan untuk menangani kasus Covid-19 di Kalteng. Termasuk upaya permintaan penambahan alat pelindung diri (APD) dan juga anggaran bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Sekarang ini baru saja tiba bantuan APD dari pemerintah pusat untuk Kalteng dalam menangani Covid-19.

“Ada beberapa APD yang diterima dari pemerintah pusat, seperti APD lengkap sebanyak 15 piece (pcs), APD tidak lengkap yakni tanpa googles atau kacamata dan sepatu sebanyak 40 piece, cover all atau penutup seluruh tubuh sebanyak 150 piece, dan masker bedah sebanyak 4 ribu piece,” kata Suyuti, saat menyampaikan APD yang diserahkan pemerintah pusat ke pemerintah Kalteng dalam upaya penanganan Covid-19 di Kalteng, Rabu (25/3), di Palangka Raya.

Sementara ini, lanjut Suyuti, beberapa APD yang sudah diserahkan ini sudah tentu bermanfaat besar dalam penanganan pasien Covid-19. APD sendiri dijadwalkan akan ada penambahan lagi dalam beberapa waktu kedepan. Tidak saja APD, sebagai bentuk apresiasi pemerintah juga sudah menganggarkan insentif bagi tenaga medis yang menangani pasien Covid-19.

Anggaran sendiri, ungkap Suyuti, sudah diajukan ke pemerintah pusat. Tidak diajukan ke pemerintah daerah, dikhawatirkan terjadi double anggaran nantinya. Besarannya, itu menjadi kewenangan bagian lain digugus tugas Covid-19 Kalteng.

Suyuti mengakui, sekarang ini tenaga medis merupakan yang paling rentan terpapar Covid-19. Sejauh ini, beberapa tenaga medis sudah masuk dalam kategori ODP. Jumlah pastinya tidak bisa disampaikan. Terpapar dengan mudah, itu wajar sebab bersentuhan langsung dengan pasien Covid-19.ded

Pos terkait