Dampak Covid-19, Omset Wisata Menurun Drastis

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dampak penularan dan penyebaran corona atau Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng), mulai dirasakan oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada dikawasan wisata salah satunya wisata susur sungai Kereng Bangkirai. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalteng Guntur Talajan, mengecek secara langsung objek wisata yang ditutup, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Pengecekan langsung objek wisata yang ditutup, sebagai bentuk ketegasan dan kepastian, serta dukungan kerja sama mencegah penyebaran lebih luas virus Covid-19 di Palangka Raya. Guntur juga melakukan dialog dengan warga agar mentaati kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, demi mempercepat berakhirnya virus berbahaya ini di Kalteng.

Guntur mengatakan, Disbudpar Kalteng hanya sebagai lembaga teknis yang sebatas memberikan dukungan, dalam upaya kemajuan pariwisata di Kalteng. Ditutupnya pariwisata merupakan salah satu kebijakan pemerintah pusat, yang diteruskan ke daerah-daerah untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

“Karena ini petunjuk dari pemerintah pusat, tentu pemerintah daerah melaksanakan dengan sebaik mungkin. Dampak dari ditutupnya objek wisata, tentu warga sekitar objek tersebut yang paling merasakan. Meskipun warga meminta adanya pengecualian, namun ditegaskan ini demi kepentingan bersama sehingga tidak bisa dilakukan hal yang demikian,” kata Guntur, usai mengunjungi objek wisata Kereng Bangkirai, Selasa (24/3) di Palangka Raya.

Guntur melanjutkan, masyarakat tentunya akan sangat merasakan dampak dari penutupan ini. Namun, kerjasama yang baik oleh semua masyarakat yang ada semoga membuat masalah Covid-19 ini segera berakhir, sehingga semua aktivitas dapat berjalan seperti biasa. Sekarang ini, semua pihak diminta bersabar dalam menghadapi kondisi yang sangat sulit sekarang ini.ded

Pos terkait