Wali Kota Tutup THM dan Pariwisata

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menutup tempat wisata dan tempat hiburan malam hingga café serta bioskop. Penutupan tersebut sebagai langkah cepat pemko memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dalam jumpa pers bersama awak media mengatakan, terhitung sejak 24 Maret hingga 4 April 2020, pengelola dan pengusaha tempat hiburan dan tempat wisata diminta menutup kegiatan operasionalnya.

“Kepada pengelola dan pemilik diskotik, pub, bar, café, karaoke, bioskop, rumah biliar, tempat bermain anak, kolam renang dan destinasi wisata diminta untuk menutup kegiatannya. Dilakukan selama kurang lebih 2 minggu, dan akan dikaji ulang lebih lanjut sesuai perkembangan,” katanya, Selasa (24/3) malam.

Termasuk bagi penyelenggara kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition ), ballroom hotel, meeting room hotel, balai pertemuan, event music, olahraga/seni dan budaya serta kegiatan sejenis yang bersifat mengumpulkan massa, wajib ditunda penyelenggaraannya.

“Sekali lagi saya minta agar masyarakat mematuhi dan memahami maksud imbauan ini. Bukannya kita tak berpihak kepada masyarakat, namun upaya dalam mencegah penyebaran virus Covid-19 sangat penting. Menurut penelitian para ahli, 1 orang yang positif mampu menularkan virus kepada 2 ribu orang lainnya. Ini yang harus kita cegah bersama,” harapnya.

Sedangkan untuk ketersediaan sembilan bahan pokok, wali kota memastikan kondisi masih aman. Saat ini tim gugus tugas Covid-19 bergerak secara aktif dalam pengawasan di pasar.

Diungkapkan pula, setiap 2 hari sekali dijadwalkan melakukan operasi pasar dan pengecekan harga serta stoknya di pasaran.rgb

Pos terkait