Masyarakat Diimbau Tak Sebar Berita Hoaks

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Maraknya pemberitaan tentang virus Corona (Covid-19) di media sosial yang tak terbukti kebenarannya, membuat kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya bereaksi dan mengimbau agar masyarakat tak turut menyebarkannya.

“Hal tersebut selain tidak terbukti kebenaran dan keabsahannya, juga dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Masyarakat harus berhati-hati, jangan dengan sembarangan menyebarkan informasi yang belum pasti. Sebab ini adalah masalah besar yang seharusnya disampaikan sesuai fakta,” kata anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Heri Purwanto saat dibincangi Tabengan, Senin (23/3).

Heri mengingatkan, jika membuat konten dan ikut menyebar berita hoaks, tentu ada sanksi pidananya, diatur dalam UU ITE.

Maka dari itu, politisi Hanura ini mengimbau masyarakat agar lebih bijak dan berhati-hati dalam memanfaatkan teknologi komunikasi digital dan menyebarkan berita di media sosial.

“Saring sebelum sharing. Sebelum menyebar luaskan berita di media sosial, masyarakat harus mengecek dulu sumber kebenaran berita tersebut, jika sumber berita itu tidak terpercaya jangan disebar luaskan,” tegasnya.

Di sisi lain,Heri meminta agar masyarakat mempercayakan masalah penanganan virus tersebut kepada pemerintah setempat. Yang terpenting, lanjutnya, masyarakat bisa melaksanakan berbagai anjuran dan edaran yang telah dikeluarkan. Baik itu oleh pemerintah daerah setempat maupun pemerintah pusat.

“Semoga saja pemerintah secepatnya menemukan solusi untuk memutus rantai masalah virus ini. Dan masyarakat juga harus ikut melaksanakan anjuran pemerintah, supaya tidak ada lagi yang terjangkit virus tersebut di Kota Palangka Raya,” tutup Heri Purwanto. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas