Satu ABK Dioservasi di RSUD Sampit

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Satu orang anak buah kapal (ABK) yang masuk ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendapatkan observasi di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Murjani Sampit Minggu (22/3). Diduga hal tersebut dikarenakan ABK itu mengalami sakit yang ciri-cirinya mengarah pada corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto mengatakan sampai saat ini status ABK masih observasi.

“Sampai malam ini dokter spesialis paru belum menetapkan yang bersangkutan sebagai PDP. Kita masih menunggu hasil laboratorium lanjutan besok hari,” ujarnya Minggu (22/3).

Menurut Faisal pihaknya tidak menetapkan pasien tersebut sebagai ODP maupun PDP. Sebab dari hasil pelacakan Dinkes, yang bersangkutan tidak pernah berkunjung ke daerah terjangkit dalam kurun waktu saru bulan ini. Kemudian yang bersangkutan juga tidak ada riwayat kontak dengan penderita positif covid 19.

“Untuk itu kita tidak menetapkan status ODP maupun PDP. Status terakhir observasi bronchopneumonia,” terangnya.

Sementara itu untuk status Kotim hingga 22 Maret, kata Faisal jumlah ODP ada sebanyak 36 orang dan yang sudah lepas pantau 3 orang. Kemudian untuk status PDP dan positif belum ada. Dirinya juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar terutama di media sosial. Terutama untuk informasi jumlah PDP dan ODP.

“PDP dan positif di Kotim masih nol. Untuk itu masyarakat saya minta jangan mudah mempercayai informasi yang tidak akurat sumbernya,” pesannya. c-may

Pos terkait