18 Maret 2020, Bupati Kobar Akan Resmikan Ruangan Hemodialisa

  • Whatsapp
iklan atas

PANGKALAN BUN/tabengan.com- Ruangan Hemodialisa (Ruang Cuci Darah) di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun akan diresmikan oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah pada tanggal 18 Maret 2020. Saat ini semua fasilitas kesehatan untuk ruangan Hemodialisa ini tengah disiapkan.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fahruddin mengatakan, pembangunan ruangan khusus Hemodialisa ini menjawab banyaknya pasien cuci darah di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun bukan saja dari wilayah Kobar, melainkan dari kabupaten tetangga mengingat RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun merupakan rumah sakit rujukan regional Kalimantan Tengah
“Alhamdulillah semua peralatan untuk ruangan  cuci darah telah datang dan telah terpasang. Ruangan Hemodialisa yang baru ini bisa untuk untuk 21 tempat tidur, dan bangunan baru ruangan Hemodialisa ini dibangun lantai 3 dengan anggaran sebesar Rp31 miliar bantuan dari Pusat,” kata Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fahruddin.
Menurut dr Fahruddin, pada saat peresmian nanti, bupati dapat melihat langsung bagaimana proses pelayanan di ruangan Hemodialisa. Untuk ruangan Hemodialisa berada di lantai 1 sedangkan dua lantai lainnya di gunakan untuk ruangan VIP mengingat banyaknya permintaan pasien inap di ruangan VIP.
“Ruangan baru Hemodialisa ini dibangun karena banyaknya antrean pasien cuci darah mencapai 30 orang belum lagi bila ada pasien yang terindikasi maka harus dirujuk, ruangan baru ini menjawab semua kebutuhan pasien khusus cuci darah dan tidak perlu harus ke luar Kobar,” ujar Fahruddin pada Tabengan, Sabtu (14/3/2020), melalui telepon seluler.
Fahruddin mengakui pasien berobat yang menggunakan BPJS lebih banyak pasien gagal ginjal melakukan cuci darah sebanyak delapan kali dalam sebulan.
Sementara itu Kardianto, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana RSUD Sultan Imanuddin menjelaskan, setelah peralatan medis untuk cuci datang  langsung dipasang, dan tidak sampai 2 minggu semua fasilitas ruangan sudah dilakukan penataan sebaik mungkin.
“Untuk perlengkapan ruangan, ada nurse call, sprinkle, sound system, jaringan pemadam, dan mesin pemadam dengan tekanan 20 bar dengan jangkauan 25 meter langsung otomatis bisa memadamkan api yang ada di sekitarnya,” beber Kardianto. (yulia)
iklan atas

Pos terkait

iklan atas