Larang Jabat Tangan, Disdik Hanya Jalankan Imbauan Dinkes

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Keluarnya Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya agar tidak memberikan salam jabat tangan dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona, ditentang Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto. Sebab, akan menghapus budaya khas Indonesia dalam memberikan salam dan penghormatan kepada figur yang dihormati atau yang lebih tua.

Ketika dikonfirmasi Tabengan, Jumat (6/3), Kepala Dinas Pendidikan Palangka Raya H Akhmad Fauliansyah mengatakan, imbauan tersebut tidak bermaksud menghilangkan budaya salam khas Indonesia. Namun, hanya dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Corona di masyarakat.

“Insya Allah niat kita semua baik. Kita mempersiapkan diri untuk menghadapi atau melakukan pencegahan kemungkinan penularan virus Corona,” katanya.

Fauliansyah menyatakan, imbauan tersebut atas saran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dalam rangka pencegahan menyebarnya virus Corona di wilayah ini.

“Sebagaimana diketahui, sering kali refleks kita adalah memegang muka, mengusap mata, hidung, mulut. Apabila tangan yang terkontaminasi virus, maka bisa terjadi penularan virus. Imbauan ini juga saran dari Dinkes Kota Palangka Raya. Yang pasti kita selalu berdoa dan berperilaku hidup bersih,” pungkasnya.dsn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas