Gegara Virus Corona, Harga Jahe Rp120 Ribu/Kg

  • Whatsapp
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Semenjak informasi virus Corona merebak, berbagai macam cara penanganan pencegahan pun bermunculan. Termasuk dari obat herbal. Ada yang menyebut, dengan meminum ramuan berasal dari rimpang seperti jahe, kunyit, serai dan bawang putih dapat menangkal seseorang dari terjangkitnya virus mematikan itu.

Hal ini langsung berdampak ke ekonomi. Harga jahe di sejumlah pasar di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami kenaikan. Jahe merah yang biasanya dibanderol dengan harga Rp50-80 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp100-120 ribu per kilogram.

Bacaan Lainnya

iklan atas

Salah satu penjual bahan rimpang di Pasar Keramat Sampit, Rina (34) mengaku, pembelian bahan rimpang, terutama jahe merah, mengalami peningkatan semenjak informasi virus Corona masuk ke Indonesia.

“Cukup banyak yang beli. Ini saja harganya sudah naik menjadi Rp120 ribu, dua hari yang lalu saya masih jual Rp90 ribu perkilonya,” ujar Rina kepada Tabengan, Kamis (5/3).

Menurut dia, naiknya harga jahe merah sudah terjadi dari para pemasok yang berasal dari daerah lokal. Bahkan, meski harganya tinggi, pembeli justru tetap saja membelinya, walau dalam jumlah sedikit.

“Ada juga yang beli per kilo ada juga yang beli per ons, tapi rata-rata mereka mengeluhkan harganya yang naik,” tuturnya. c-may

iklan atas

Pos terkait

iklan atas