PT SAL Konflik Internal, Karyawan Saling Lapor

  • Whatsapp
PT SAL
Legal PT SHMB menyatakan siap mengadukan Humas PT SAL ke pihak kepolisian atas dugaan penipuan.

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Belum usai penyelesaian konflik dengan sejumlah warga Barito Utara, Perusahaan Besar Sawit (PBS) PT SAL kini terlibat konflik internal. Humas sekaligus HRD PT SAL berinisial JBL melaporkan dugaan penggelapan pada PT Sanur Hasta Mitra Bersama (SHMB) yang berada dalam grup PT SAL ke pihak kepolisian.

“Kami akan melaporkan balik JBL atas dugaan penipuan,” balas Faisal Idris selaku Legal PT SHMB kepada wartawan di Kantor PT SHMB, Rabu (12/2/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Faisal, JBL ditugaskan pemilik PT SAL untuk menyesaikan masalah perusahaan termasuk konflik sosial dengan masyarakat. Belakangan, PT SAL justru mengadu ke pihak kepolisian dengan dugaan pidana penggelapan.

“JBL mengadukan RSA. Padahal RSA ini berjasa membantu Direktur PTSHMB dalam hal menjalankan perusahaan. RSA mencarikan pihak yang mau berinvestasi,” jelas Faisal.

Faisal menuding JBL menggunakan grup internal PT SHMB pada media sosial (medsos) untuk memposting negosiasi pencabutan laporan ke kepolisian. Dia menyebut JBL telah mengakui membuat grup medsos itu dan mengundang para pemegang saham perusahaan untuk bergabung. Dalam grup itu, akun Jack Moeprapto menyatakan Kapolda, Direktur dan Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Kalteng telah mengatensi laporan itu. “Perlu biaya untuk pencabutan di Polda Kalteng sekitar Rp40-50 juta,” kata Faisal mengutip isi postingan.

Faisal telah menghubungi Direktur Reskrimum Polda Kalteng untuk konfirmasi. “Kombes Budi menyatakan sama sekali tidak benar. Semua laporan diperlakukan sama dan profesional oleh Polisi. Tidak ada biaya pencabutan laporan,” sengit Faisal. Dia menyebut postingan dalam medsos itu mencederai citra kepolisian yang telah dibangun selama ini dan diduga mengandung unsur penipuan.

“Kemungkinan besok Kamis (13/2/2020) atau Senin (17/2/2020) kami akan membuat laporan di kepolisian terkait chat ini,” pungkas Faisal. dre

Pos terkait