Kalteng Kekurangan Bawang Putih 5 Ribu Ton/Tahun

  • Whatsapp
bawang
Ilustrasi

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan Bank Indonesia (BI), diketahui bahwa tingkat konsumsi bawang putih di daerah ini mencapai 5.373,63 ton per tahun, sementara produksinya hanya sekitar 620an ton, sehingga Kalteng kekurangan 5.107,68 ton bawang putih per tahun.

Analis Fungsi Asesmen Ekonomi Surveilan BI Kalteng, Yudo Herlambang, saat press release Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalteng, di ruang rapat Asisten Setdaprov Kalteng, Selasa (4/1), mengatakan, berdasarkan kajian yang kami lakukan mengenai surplus dan defisit komoditas pangan strategis, memang di seluruh kabupaten/kota di Kalteng itu mengalami minus bawang putih.

Bacaan Lainnya

Karena tingkat konsumsinya mencapai 5373,63 ton per tahun, sementara produksinya hanya sekitar 620 an ton per tahun, sehingg kita mengalami minus sekitar 5.107,68 ton bawang putih per tahun.

Untuk memenuhi kebutuhan bawang putih di daerah ini, sebagaian besar harus didatangkan dari luar Kalteng, yaitu dari Jawa. Sehingga mata rantainya cukup panjang yaitu dari Jawa ke distributor di Banjarmasin atau Pangkalan Bun, kemudian ke grosisr, baru ke pengecer, dan terakhir ke konsumen.

Dengan panjanganya mata rantai tersebut, sehinga itu juga akan berdampak terhadap harganya di pasaran.

Lebih lanjut Yudo mengatakan, sedangkan untuk kebutuhan bawang puti seacara Nasional, juga sebagian besar dari impor, sehingga untuk pemenuhan kebutuhan bawang putih di Kalteng ini, juga sangat tergantung dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Sementara Kabid Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng Jenta, mengatakan, berdasarkan pantauan pihaknya di pasar besar, saat ini harga bawang putih mencapai Rp60.000/kg, sementara sebelumnya hanya Rp37.000-40.000/kg.

Kenaikan harga bawang putih langsung diinformasikan ke Pemerintah Pusat, yaitu ke Kementerian Perdagangan. Karena itu, pihaknya diminta untuk melakukan koordinasi dulu dengan para pedagang dan distributor di daerah, terkait pasokan bawang putih tersebut.

Dan berdasarkan informasi yang pihaknya terima dari pihak distributor bawang putih tersebut, bahwa saat ini distribusi bawang putih dari Surabaya pun sudah mulai terbatas pengirimannya. dkw

Pos terkait