Tukang Bangunan Tewas Kesetrum

  • Whatsapp
korban kesetrum
Jasad korban saat dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Sementara istri korban menangis histeris. TABENGAN/GT ICHWAN

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Nasib malang menimpa Yudi Susanto Rahmad (33), warga Jalan Sawang, Kota Palangka Raya. Tukang bangunan ini tewas tersengat aliran listrik saat mengerjakan bangunan di kompleks perumahan Jalan Lamtoro Gung/Haka 29, Kota Palangka Raya, Selasa (4/2) sekitar pukul 12.30 WIB.

Dari data yang dihimpun Tabengan di tempat kejadian perkara (TKP), siang itu Yudi sedang bekerja bersama 2 orang rekannya, Joko Rahwono (33) dan Muhammad Zumaidi (37).

Bacaan Lainnya

Pada saat itu ketiganya bekerja terpisah. Zumaidi di ruang rumah, Joko di bagian dapur. Sedangkan korban bertugas mengecat dinding dan bagian atap rumah. Tak lama kemudian, Zumaidi mendengar suara keras dari atap seng, tempat korban bekerja.

“Saya segera keluar rumah dan melihat ke bagian atap. Ternyata dia (Yudi) tergeletak dalam posisi telentang di atap rumah. Saya sempat melihat asap keluar dari bagian telinga dan rambut korban,” ucap Zumaidi.

Selanjutnya Zumaidi bersama Joko berusaha menolong korban. Namun, saat hendak menarik tubuh korban, Zumaidi merasakan ada sengatan listrik. Karena takut ikut kesetrum, keduanya lalu memberitahu dan meminta tolong kepada Ali, tetangga seberang rumah.

Setelah mematikan aliran listrik di rumah tersebut, ketiganya lalu menurunkan tubuh korban yang saat itu sudah tak bernyawa, dengan menggunakan tali.

“Meski aliran listrik sudah dimatikan, ketika tubuh korban saya sentuh, masih ada terasa setrum,” ucap Zumaidi yang tampak syok melihat temannya sudah tak bernyawa.

Akhirnya dibantu beberapa orang, tubuh korban berhasil diturunkan. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi yang datang segera melakukan olah TKP.

Suasana haru terlihat pada saat istri dan kedua anak korban yang masih kecil, datang ke lokasi kejadian. Ketika jenazah hendak dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus, istri korban menangis histeris dan meminta agar jenazah suaminya jangan dibawa. Namun, setelah diberi penjelasan oleh polisi, akhirnya istri korban bersedia, dan ikut mobil ambulans ke rumah sakit. gie

Pos terkait