4.427 Peserta Ikuti SKD CPNS Pemprov Kalteng

  • Whatsapp
skd cpns pemprov kalteng
Para peserta CPNS 2020 saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di BKD Provinsi Kalimantan Tengah, Minggu (2/2). TABENGAN/YULIANUS

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sebanyak 4.427 peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dimulai, Minggu (2/2).

Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalteng Suhufi Ibrahim mengatakan, jumlah peserta seleksi CPNS yang terdaftar 4.431 orang. Namun, ada 4 peserta P1 atau peserta yang memenuhi passing grade pada SKD tahun sebelumnya, tapi tidak lulus Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang kembali mendaftar, namun memilih tidak ikut SKD pada tahun ini. Sehingga total yang ikut SKD hanya 4.427 peserta.

Bacaan Lainnya

“Sebelum mengikuti tes, para peserta melakukan registrasi dan wajib membawa kartu peserta dan KTP, kemudian diarahkan ke ruang tunggu dan penitipan barang, namun terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan. Setelah tes siap dilaksanakan, baru peserta diarahkan ke ruangan CAT,” kata Suhufi di Kantor BKD Provinsi Kalteng, Minggu.

Dijelaskan, SKD tersebut dilaksanakan dari 2-11 Februari 2020. Setiap hari dibagi 5 sesi, kecuali Jumat yang hanya 4 sesi dan setiap sesi diikuti sebanyak 100 peserta, dengan durasi waktu selama 90 menit.

Saat disinggung kemungkinan adanya joki atau peserta berbuat curang, Suhufi menegaskan, kemungkinan tersebut terjadi sangat kecil. Sebab, saat memasuki ruangan akan dilakukan pemeriksaan kembali dan peserta hanya boleh membawa kartu peserta ujian, KTP dan kartu penitipan barang ke dalam ruangan tes.

Selain itu, soal-soalnya disegel dan pada pelaksanaan tes baru dibuka. Semua sistemnya menggunakan komputer dan pemeriksaanya juga ketat. Pada pelaksanaan tes, di ruang CAT sepenuhnya kewenangan BKN dan pihaknya pun tidak bisa masuk.

Namun, untuk keterbukaan, dalam pelaksanaan tes CPNS juga diawasi oleh pihak Inspektorat, BKPP, BPK dan Ombudsman. Panitia juga menyiapkan monitor di luar ruangan tes, sehingga keluarga bisa melihat langsung hasil tes tersebut.

Untuk itu, ia mengimbau para peserta agar jangan percaya apabila ada oknum-oknum yang mengaku bisa meluluskannya pada pelaksanaan tes CPNS tersebut. Karena dengan sistem yang ada, lulus atau tidaknya peserta, tergantung kemampuannya sendiri.

“Namun berdasarkan hasil pantauan panitia, pada sesi pertama tersebut jumlah peserta yang lulus cukup banyak. Karena memang standar nilai kelulusan pada tahun ini diturunkan dari tahun sebelumnya,” ujarnya. dkw

Pos terkait