Virus Corona, Senator Kalteng Minta Masyarakat Jangan Panik

  • Whatsapp
iklan atas

 

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) telah menetapkan 19 daerah untuk waspada virus Corona. Di Kalimantan Tengah (Kalteng) sendiri Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), merupakan satu dari 19 daerah yang diperketat pengawasannya.
Senator asal Kalteng Yustina Ismiati meminta masyarakat Kalteng, khususnya masyarakat Kabupaten Kotim tidak perlu merasa ketakutan yang berlebihan, atas apa yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan itu. Terpenting adalah bagaimana menjaga pola hidup sehat sehari-hari.
“Tidak perlu panik akan virus korona ini. Menjaga kebersihan diri merupakan yang paling sederhana. Misalnya mencuci tangan dengan sabun, atau apabila berada di tengah keramaian agar dapat mempergunakan masker. Ini merupakan upaya dalam melakukan pencegahan penularan virus korona, ” kata Yustina, menyikapi ditetapkannya Kabupaten Kotim sebagai salah satu daerah yang dilakukan pengetatan pengawasan akan bahaya virus Corona, Kamis (30/1), saat dihubungi via telepon.
Yustina melanjutkan, khusus untuk masker, ini sangat penting dan diperlukan bagi mereka penderita batuk maupun flu. Masker dimampukan untuk mencegah terjadinya penularan. Tidak saja bagi yang sakit, masker juga penting bagi mereka yang sehat untuk dapat digunakan.
Kondisi ini, lanjut Yustina, wajib mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah pusat sendiri sudah menetapkan beberapa rumah sakit di Indonesia, sebagai rumah sakit rujukan terkait dengan penanganan kasus kirinya ini. Pemerintah juga setelah terkonfirmasi virus Corona menyebar antarmanusia, kementerian kesehatan mengambil langkah dengan menyiapkan semua daerah untuk menetapkan rumah sakit rujukan jika ditemukan suspect kasus penularan virus tersebut. Selain itu, ada beberapa daerah yang juga diperketat pengawasannya.
Pemerintah juga harus tanggap terhadap wabah yang sedang menjangkit masyarakat Wuhan China ini, dengan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Di antaranya adalah tersedianya alat medis yang mampu meng-cover seluruh wilayah di Indonesia juga ketersediaan tenaga medis. Hal tersebut akan meningkatkan rasa tenang di dalam masyarakat sehingga tidak perlu lagi ada rasa khawatir yang berlebihan.
Berikut, ungkap Yustina, 19 daerah yang telah dirilis Kementerian Kesehatan, yaitu Jakarta, Tangerang, Bandar Lampung, Padang, Tarakan, Balikpapan, Manokwari, Bandung, Jambi, Tanjung Balai Karimun, Samarinda, Palembang, Tanjung Pinang, Denpasar, Surabaya, Batam, Bitung, Manado, dan Sampit (Provinsi Kalimantan Tengah).ded

Bacaan Lainnya

iklan atas

 

iklan atas

Pos terkait

iklan atas