Terkurung di Ruang Tamu Pastori, Sampta Tewas Terpanggang

  • Bagikan

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Nasib tragis dialami Sampta Rius (53). Warga Kompleks Perumahan Sosial Jalan Pemuda Km 5,5 Nomor 01 Kelurahan Selat Utara, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah itu tewas terpanggang, Jumat (10/1) dini hari.

Korban tidak bisa keluar menyelamatkan diri ketika api membakar bangunan Pastori Gereja Katolik Santo Paulus Jalan Piere Tendean nomor 46 RT 05 Kelurahan Selat Tengah. Sampta tewas dengan kondisi mengenaskan, tubuhnya hangus terbakar di bagian ruang tamu belakang.

Sebagaimana rilis yang diterima Tabengan, musibah kebakaran ini terjadi pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB. Korban baru diketahui tewas terpanggang setelah tim gabungan pemadam Pemkab dan BPK atau balakar swasta serta mandiri datang memadamkan api sekitar 45 menit kemudian.

Dikatakan, saat itu yang tinggal di dalam rumah pastor tersebut ada 3 orang termasuk dirinya. Namun, karena korban tidak terlihat keluar, aparat Polsek Selat dan tim gabungan BPK swasta kemudian bersama-sama berupaya mencari keberadaan korban dengan menyusuri lokasi kebakaran.

Benar saja, saat dicoba menyusuri seluruh ruangan pada bagian ruang tamu bagian belakang tim melihat ada salah satu jasad dengan posisi tertelungkup yang tewas terpanggang. Setelah melakukan olah kejadian, jasad korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit yang rencananya akan dilakukan visum guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Kapuas AKBP Esa Estu Utama melalui Kapolsek Selat AKP Maruli Tua Siregar membenarkan adanya kejadian kebakaran yang juga menewaskan salah satu tamu gereja tersebut.

“Berdasarkan keterangan salah seorang pastor yang tinggal di sana, korban memang sering bertandang dan menginap di pastori tersebut, namun guna mengetahui penyebab pastinya saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Untuk sementara kerugian materil akibat kebakaran ini diperkirakan sekitar Rp800 juta,” katanya.c-yul

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *