Masih Ada 11 Desa di Kotim Terisolasi

  • Whatsapp
Supian Hadi
Supian Hadi
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Supian Hadi menyebut masih ada 11 desa di Kotim yang kondisinya terisolasi. Ke-11 desa tersebut sangat sulit melakukan akses ke daerah ibu kota.

“Kita akui masih ada desa yang hendak mengakses ke kota sangat susah karena akses jalan darat antardesa yang belum terhubung,” ujar Supian saat Rapat Evaluasi Akhir Tahun 2019 di rumah jabatan Bupati Kotim, 31 Desember 2019 lalu.

Ke-11 desa itu yakni 4 desa di Kecamatan Antang Kalang; Desa Tumbang Gagu, Desa Tumbang Ramei, Desa Buntut Nusa dan Desa Tumbang Hejan. Kemudian 1 desa di Kecamatan Mentaya Hulu; Desa Kawan Batu. Dua desa di Kecamatan Kota Besi; Desa Soren dan Desa Simpur. Dua desa di Kecamatan Telaga Antang; Desa Rantau Suang dan Desa Rantau Sawang. Satu Desa di Kecamatan Bukit Santuai; Desa Tumbang Saluang, dan terakhir 1 desa di Kecamatan Pulau Hanaut; Desa Satiruk.

Jumlah tersebut, menurut Supian, telah berkurang jika dibandingkan di tahun 2018 yang mencapai 15 desa. Menyikapi hal tersebut, Pemkab Kotim akan berupaya membuka keterisolasian wilayah yang kebanyakan berada di pedalaman Kotim itu di tahun ini. Ia mengaku telah menginstruksikan instansi terkait untuk mencari solusi pembukaan jalan agar wilayah-wilayah tersebut tidak lagi terisolasi.

Selain terisolasi, lanjutnya, desa-desa tersebut juga rata-rata belum terjangkau jaringan telepon, sehingga menyebabkan komunikasi ke wilayah itu sangat sulit dilakukan. Begitu pula untuk informasi kejadian yang terjadi tidak bisa cepat diketahui karena tidak ada jaringan komunikasi.

“Untuk wilayah itu kita berusaha mengupayakan ketersediaan jaringan telepon meminta bantuan dari pusat, semoga bisa terelisasi di tahun ini,” harapnya. c-may

iklan atas

Pos terkait

iklan atas