Satlantas Polres Kobar Cek Jalur Menuju Wisata Pantai

  • Whatsapp
jalan menuju pantai kubu
Anggota Satlantas Polres Kobar melakukan pengecekan jalan menuju tempat wisata di Desa Kubu Kecamatan Kumai, Sabtu (28/12).

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Guna mengantisipasi kecelakaan lalu lintas pada saat liburan Natal dan Tahun Baru, Satlantas Polres Kobar melakukan pengecekan jalur menuju tempat wisata pantai di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Sabtu (28/12).

Kasatlantas AKP Marsono mengatakan, momen libur Natal dan Tahun Baru kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur ke tempat wisata. Terutama wisata pantai di pesisir Kumai yang kerap terjadi peningkatan jumlah pengunjung.

Bacaan Lainnya

Meningkatnya jumlah pengunjung ini membuat arus lalu lintas kendaraan di jalan juga meningkat. Sehingga hal ini membuat potensi kecelakaan juga ikut naik.

“Maka untuk mengantisipasi kecelakaan di jalan, kami melakukan pengecekan jalur menuju tempat wisata. Termasuk jalan alternatif yang bisa digunakan oleh pengunjung pada saat setelah tahun baru,” kata AKP Marsono.

Pengecekan dilakukan di jalan Pangkalan Bun- Kubu dan beberapa jalan alternatif. Ketika terjadi kecamatan, maka bisa dilakukan rekayasa jalan di tempat wisata.

“Untuk hasil pantauan kami, jalan utama Pangkalan Bun-Kubu terpantau masih baik. Sementara untuk jalur alternatif yang akan digunakan nantinya sudah dilakukan pengaspalan namun masih ada sebagian yang belum selesai diaspal,” ujarnya.

Meski ada di sedikit rusak, jalan alternatif masih bisa dilewati dan tidak mengganggu aktivitas hilir mudik kendaraan. Jadi masyarakat Kobar tak perlu khawatir yang berencana berlibur di pantai.

Selain itu, pihaknya juga sudah melakukan pemasangan spanduk imbauan di sejumlah titik guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Sehingga pengendara tak harus kebut-kebutan di jalan.

“Pemasangan spanduk rambu peringatan untuk mengimbau para pengendara supaya berhati-hati. Sekaligus guna menekan angka kecelakaan,” imbuhnya.

Isi dari spanduk peringatan tersebut bervariasi. Mulai dari imbauan banyak tikungan tajam, jalur rawan kecelakaan, rawan, penyempitan jalan, hingga Iarangan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. c-uli

Pos terkait