Pembayaran Non Tunai Dorong Daya Beli Masyarakat

  • Whatsapp
pers rilis bi kalteng
Deputi BI Kalteng Setian sedang memaparkan pers rilis kepada awak media, baru-baru ini. TABENGAN/ANGGA

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Di era modern ini kebijakan sistem pembayaran non tunai terus diarahkan untuk mendukung elektronifikasi dan efisiensi pembayaran dalam berbagai transaksi ekonomi. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong daya beli konsumsi masyarakat.

“Sistem saat ini serba online, perkembangan sistem pembayaran semakin modern sehingga perlu adanya kebijakan untuk memperluas program pembayaran non tunai di berbagai area,” ucap Deputi Bank Indonesia (BI) Kalimantan Tengah (Kalteng) saat dibincangi Tabengan, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Menurut Setian, proram elektronifikasi harus diperluas di berbagai area seperti penyaluran program sosial pemerintah, moda transportasi serta operasi keuangan pemerintah daerah di berbagai provinsi, kota dan kabupaten.

“Kita dukung gerakan non tunai, kita mulai dulu dari pemerintah yang kita dorong melakukan berbagai transaksi dengan elektronifikasi pembayaran non tunai agar lebih efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, inovasi sistem pembayaran telah dilakukan seperti peluncuran Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Hal ini guna memperkuat hubungan antar agen ekonomi dari konsumen individual, UMKM hingga korporasi besar.

“Ke depan diharapkan dengan inovasi yang telah kami luncurkan dapat lebih mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dikarenakan sekarang ini semua orang ingin cepat dan efisien, tentunya dengan security yang baik juga,” katanya. sda

Pos terkait