Cagub-Cawagub Golkar Hadiri Rapat Pleno Diperluas

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar rapat pleno diperluas, di Hotel Luwansa, Rabu (18/19). Agenda utama kegiatan ini penyampaian visi dan misi dari bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk Pilkada Kalteng yang akan digelar 2020 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Kalteng HM Ruslan AS menyampaikan, partai berlambang pohon beringin ini sudah siap untuk bertarung di Pilkada serentak 2020, baik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng maupun Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dimulai dari rangkaian proses pendaftaran bakal calon, sesuai dengan amanat Juklak 06 DPP Partai Golkar.

Bacaan Lainnya

iklan atas

“Pada hari ini dilakukan proses akhir melalui rapat pleno diperluas yang hasilnya akan mendapatkan nama-nama bakal calon akan diusulkan, diproses dan diputuskan tim Pilkada DPP Golkar bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serta Bupati dan Wakil Bupati Kotim,” kata Ruslan dalam sambutannya di seremonial pembukaan, Rabu (18/12).

Rapat pleno diperluas DPD Partai Golkar Kalteng ini dihadiri oleh seluruh petinggi Partai Golkar Kalteng, bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur, H Nadalsyah, Abdul Razak, Sugianto Sabran, Perdie Yoseph, Sipet Hermanto, Marukan dan Alida Lampe. Para bakal calon ini pandu oleh panelis yang sudah disiapkan oleh DPD Partai Golkar Kalteng.

Penjaringan bakal calon ini dilaksanakan lebih awal dari jadwal yang ditetapkan. Dalam Juklak 06 dari DPP menginstruksikan agar seluruh jajaran Partai Golkar di Kalteng mempunyai waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan diri dalam rangka menetapkan bakal calon yang akan diusung, yang mempunyai peluang besar untuk memenangkan Pilkada 2020.

Menurut Ruslan, rapat pleno diperluas harus dilakukan, sebelum ditetapkan untuk diusulkan nama-nama bakal calon, maka diharapkan kepada seluruh unsur di DPD Golkar Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng, para bakal calon diminta untuk memaparkan visi dan misi serta akan diperdalam oleh panelis yang berasal dari akademisi dari perguruan tinggi di Palangka Raya.

Pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng 2020 nanti, mempunyai modal 7 kepala daerah dari hasil Pilkada 2016 dan 2018 serta pemenang kedua pemilihan legislatif di Kalteng 2019. Capaian ini menjadi modal yang dimiliki, sehingga partai Golkar Kalteng optimis memenangkan pertarungan Pilgub dan Pilbup tahun depan.

“Pada hari ini melalui rapat pleno diperluas, sesuai dengan ketentuan Juklak 06 akan diputuskan beberapa nama bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng serta Bupati dan Wakil Bupati Kotim hasil pendaftaran dan penjaringan, baik yang berasal dari kader maupun non kader yang bukan hanya mau menjadi kepala daerah, akan tetapi sesuai dengan persyaratan yang tertuang di dalam Juklak adalah yang mempunyai kemampuan dalam segala hal untuk memenangi Pilkada 2020,” kata Ruslan.

Sementara itu, sesuai dengan ketentuan Partai Golkar seperti pada Pilkada sebelumnya, DPD Golkar Kalteng berharap bakal calon yang akan dipersiapkan, diusulkan dan ditetapkan betul-betul teruji kemampuannya oleh para panelis yang telah disiapkan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya Partai Golkar berhasil memenangkan dua Pilkada, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya dengan kader dari partai yang berkualitas, karena Golkar bertarung untuk menang.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar melalui Ketua Tim Pilkada Maman Abdurrahman memberikan pandangan terkait dengan agenda politik Pilkada Kalteng 2020. Harus tunjukkan kepada masyarakat Kalteng, bahwa dengan rapat pleno diperluas ini, Partai Golkar sudah siap untuk Pilkada ke depan untuk menyuarakan suara rakyat. Partai Golkar Kalteng dengan segala keterbatasan telah membuktikan bisa bertahan dengan menunjukkan kualitas partai.

“Kita lima tahun berjalan terseok-seok dengan kaki berdarah-darah, Golkar Kalteng bisa menambah dua kursi di legislatif Provinsi Kalteng dari sebelumnya 5 menjadi 7. Kalau sekarang sudah bergandengan tangan, agak enak bermain dan sudah tidak berdarah-darah lagi, saya yakin untuk menambah jumlah kursi Golkar di legislatif lebih mudah lagi,” kata Maman didampingi Dico Ganinduto, kader dari DPP Partai Golkar. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas