JKK dan JKM, Aparatur Pemerintah Non ASN Dijamin PT Taspen

  • Whatsapp
TASPEN

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pekerjaan menjadi idaman bagi siapa saja yang sudah menyelesaikan pendidikan. Bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) merupakan idaman setiap orang. Namun, tidak semua orang beruntung dapat menjadi ASN. Meski tidak menjadi ASN, namun pemerintah tetap mengakomodir untuk dapat bekerja di pemerintahan sebagai tenaga kontrak (Tekon), tenaga honorer, dan outsourcing.

Tidak seperti ASN yang mendapatkan berbagai fasilitas perlindungan kerja, aparatur negara non ASN, tidak demikian. Melihat hal itu, pemerintah menilai perlindungan wajib diberikan kepada semua pegawai dalam lingkungan pemerintah. Langkah perlindungan inilah yang ditempuh pemerintah Palangka Raya melakukan kerja sama dengan PT Tabungan Asuransi Pensiunan (Taspen).

Kepala Cabang PT Taspen Persero Palangka Raya Azhar, mengatakan, PT Taspen Palangka Raya melakukan kerja sama dengan pemerintah Palangka Raya, perihal Perlindungan Keselamatan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM) bagi tenaga kontrak, tenaga honorer, dan outsourcing.

Azhar mengatakan, kerja sama ini sebagai bentuk perlindungan yang diberikan kepada aparatur negara non ASN. Intinya aparatur non ASN yang sumber gajinya berasal dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN), dan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dijamin oleh PT Taspen.

“Kerja sama ini, mengakomodir JKK dan JKN bagi non ASN yang bekerja di pemerintahan. Sumber gaji pegawai non ASN yang berasal dari APBD Palangka Raya itulah yang dilingkungan dalam kerja sama yang dilakukan bersama dengan pemerintah Palangka Raya,” kata Azhar, saat menyampaikan agenda kerja sama antara PT Taspen bersama pemerintah Palangka Raya perihal JKK dan JKM, Jumat (13/12) di Palangka Raya.

Azhar menjelaskan, Peraturan Pemerintah Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), mengatur bahwa seluruh tenaga kontrak atau apapun sebutannya, yang bekerja pada lembaga penyelenggara negara, dijamin untuk program JKK dan JKM, dan lembaga yang mengelola adalah PT Taspen Persero bukan lembaga lain.

Klasifikasi preminya diatur persentase berdasarkan gaji pokok yang dibayarkan. Persentase paling rendah preminya misalnya ASN golongan 1A masa kerja 0 tahun karena kita mengambil dasar preminya adalah kalau honornya lebih kecil dari gaji pokok golongan 1A, maka mengacu pada golongan 1A 0 tahun. Apabila gaji lebih tinggio dari golongan IVE maka mengambil golongan IVE, dimana besaran preminya sebesar Rp 14.800.ded

Pos terkait