Alih Fungsi Lahan Pertanian Harus Dicegah

  • Whatsapp
Y Freddy Ering
Y Freddy Ering

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Masuknya investasi di bidang perkebunan di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya perkebunan kelapa sawit harus diawasi secara ketat oleh pemerintah. Pasalnya, jika tidak diawasi, bukan tidak mungkin akan mengancam lahan pertanian yang selama ini sangat potensial.

Oleh sebab itu, DPRD Kalteng meminta kepada pemerintah untuk menggencarkan sosialisasi untuk masyarakat agar mencegah alih fungsi lahan pertanian. Karena, dalam beberapa tahun terakhir banyak diduga lahan pertanian berubah fungsi menjadi lahan perkebunan.

Hal ini disampaikan sejumlah masyarakat Kalteng kepada Anggota DPRD, saat melaksanakan reses maupun kunjungan kerja (Kunker) ke dalam daerah. Menurut Anggota DPRD Kalteng Y Freddy Ering, pemerintah kedepan harus secara ketat mengawasi lahan pengembangan pertanian, karena dengan hadirnya perusahaan besar swsata (PBS), khususnya perkebunan kelapa sawit mulai mengancam keberadaan lahan pertanian.

Salah satunya seperti yang disampaikan masyarakat Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas. Masyarakat setempat resah dengan kehadiran sejumlah PBS yang sejak lama masuk wilayah mereka. Karena, lahan masyarakat yang selama ini dikembangkan untuk pertanian mulai terancam oleh lahan perkebunan kelapa sawit yang dikembangkan.

“Masyarakat di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala mayoritas petani dan pekebun, tetapi mereka resah atas kehadiran PBS sawit, yang sudah cukup lama tetapi tidak patuh dengan peraturan pemerintah, kita minta pengawasan yang ketat dari pemerintah agar jangan sampai lahan pertanian ini berubah fungsi menjadi lahan perkebunan sawit,” kata Freddy, saat dibincangi Tabengan, di gedung dewan, belum lama ini.

Dalam pertemuan ungka dia, masyarakat juga menyampaikan selain tidak patuh terhadap aturan pemerintah, juga mengancam lahan pertanian masyarakat. “Lahan pertanian semakin menyempit oleh investasi perkebunan kelapa sawit milik perusahaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua Komisi I DPRD Kalteng ini, juga meminta kepada pemerintah melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat, khususnya di kawasan pengembangan pertanian, agar jangan sampai mengubah fungsi lahan yang ada menjadi lahan perkebunan.

“Kita harapkan sosialisasi kepada masyarakat, utamanya para petani lebih digencarkan lagi. Jangan sampai kawasan pengembangan pertanian kita jadi semakin menyempit,” pungkasnya. sgh

Pos terkait