ASN BPKAD Membusuk Dalam Rumah

  • Whatsapp

BUNTOK/tabengan.com – Kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Rabu (4/12), heboh. Warga menemukan jasad aparatur sipil negara (ASN) Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barsel yang sudah membusuk dalam rumahnya sendiri, Jalan Pahlawan Buntok, Rabu (4/12) sekitar pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban sudah 2 hingga 3 hari sudah tidak masuk kerja di kantor BPKAD Barsel. Bahkan korban terakhir kali terlihat di kantor pada hari Senin (2/12), namun hanya sebentar, lalu ijin dengan rekan kerjanya untuk pulang. Dan karena tidak masuk kerja, maka rekan kerjanya menghubungi korban berulang-ulang kali, namun tidak kunjung diangkat dan dibalas pesan WA.

Bacaan Lainnya

Wijanarko, rekan sekantor korban menghubungi Saiful, kakak korban yang bekerja di rumah tahanan (Rutan) Buntok. Mendengar informasi ading kandungnya tidak kunjung bisa dihubungi, kakak korban pun mencoba menghubungi korban. Namun sama saja, hingga akhirnya mendatangi rumah korban.

Saat tiba, rumah korban dalam kondisi terkunci. Kakak korban masuk lewat kolong rumah. Alangkah terkejut, adiknya telah meninggal dunia dalam kondisi membusuk dan tertelungkup. “Memang benar telah ditemukan jasad ASN BPKAD Barsel yang tewas dalam kondisi membusuk,” ujar Kapolres Barsel AKBP Devi Firmansyah melalui Kapolsek Dusun Selatan Ipda Abi Karsa kepada Tabengan.

Jasad Aparatur Sipil Negara di Barito Selatan bernama Aryadi Bin Hamidhan (44) itu ditemukan dalam keadaan mulai membusuk di dalam rumahnya sendiri. Jasad Aryadi Bin Hamidhan ditemukan pertama kali oleh saudara kandungnya di dalam kamar rumah korban di Jalan Pahlawan Buntok Nomor 5, RT 31, RW 04, Kelurahan Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan.

Berdasarkan keterangan saksi dan saudaranya, korban memang sudah lama mengalami sakit jantung dan memang tinggal sendirian karena sudah bercerai dengan istrinya. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban diperkirakan meninggal dunia sejak tiga hari yang lalu. Setelah dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan otopsi, korban langsung dimandikan, di shalatkan dan dikuburkan oleh keluarga. c-dan

Pos terkait