Astaga, ABG Pasak Telawang Gantung Diri Lagi

  • Whatsapp

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Entah setan apa yang merasuki anak-anak muda di wilayah Kecamatan Pasak Telawang, Kabupaten Kapuas. Aksi bunuh diri dengan cara gantung tali di leher, kembali terjadi pada Senin (2/12). Pelakunya adalah Cirot, remaja pria berumur 13 tahun, warga Desa Balai Banjang, Kecamatan Pasak Telawang. Ini adalah korban keempat. Masih beruntung, aksi Cirot ketahuan orangtuanya, remaja tanggung itupun gagal tewas.

Informasi yang diterima Tabengan dari Kepala Desa Balai Banjang, Hardie, awal Tihen, ayah korban, tak tahu aksi anaknya. Saat itu Tihen memanggil-manggil anaknya tapi tidak menyahut. Tihen lalu mendatangi pondok tempat Cirot istirahat. Alangkah kagetnya Tihen saat tiba di pondoknya yang berlokasi dekat perkebunan PT Wana Catur Jaya Utama (WCJU).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Hanya Hitungan Bulan, 3 Siswa SMP Gantung Diri

Saat itu Cirot dalam keadaan menggelepar dengan posisi tergantung dengan seutas tali nilon. Melihat hal tersebut Tihen langsung memegang tubuh anaknya guna menyelamatkan seraya berteriak meminta tolong. Dengan bantuan warga sekitar kebun, korban dapat diselamatkan, walapun sampai berita ini diturunkan korban masih belum dapat berbicara normal.

Sehari sebelumnya, Temi Rahardi, pemuda setempat, tewas gantung diri pada Minggu (1/12). Temi Rahardi ternyata tidak sendirian. Ada juga pemuda lain atas nama Yogi (17), yang juga melakukan aksi bunuh diri. Menurut informasi dari Rudi K Andeng, paman dari Yogi, ponakannya juga berusaha melakukan hal yang sama, gantung diri di rumahnya. “Nasib Yogi bisa terselamatkan, sebab keburu diketahui oleh Lison, orangtuanya,” kata Rudi kepada Tabengan, kemarin.

Aksi nekad bunuh diri dengan cara gantung diri seperti ini seolah jadi tren baru di kalangan pemuda-pemudi di Pasak Telawang. Tercatat sudah ada 5 anak muda yang melakukan aksi gantung diri. Sebelumnya dilakukan Nanda, Riana, dan Temi, semuanya tewas diujung tali nilon. Aksi terakhir, Cirot dan Yogi, ketahuan orangtua mereka sehingga nyawanya tak sempat melayang. c-yul

Pos terkait