Anggaran Pembangunan Dipangkas Untuk Pilkada

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sejumlah anggaran untuk program dan kegiatan pembangunan di Kalimantan Tengah (Kalteng) terancam mengalami pengurangan. Hal ini terjadi, karena anggaran tersebut dialihkan untuk mendukung pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang.

Anggota DPRD Kalteng HM Sriosako mengatakan, bahwa pelaksanaan program pembangunan yang mengarah untuk kepentingan masyarakat ditahun 2020 tidak menutup kemungkinan akan terjadi pengurangan. Hal ini dikarenakan alokasi anggaran yang ada dialihkan untuk suksesi Pilkada mendatang.

Bacaan Lainnya

Bahkan kata dia, bahwa anggaran yang tersedia ditahun 2020 lebih banyak untuk biaya rutin perkantoran dan gaji pegawai. “Banyak anggaran yang diajukan oleh Dinas-Dinas, khususnya mitra kerja Komisi II sebelum-sebelumnya, terpaksa harus dikurangi karena urusan pilkada” ucapnya belum lama ini.

Untuk itu, dia berkeinginan agar hal serupa ditahun berikutnya tidak terulang kembali. Menurutnya, pelaksanaan pilkada yang rutin dilaksanakan 5 tahun sekali tersebut, alokasi anggaran sudah dipersiapkan atau dianggarkan dalam satu tahun mata anggaran.

“Kan anggarannya bisa dicicil setiap tahunnya, dan anggaran pilkada berikutnya sudah bisa diprediksi berapa. Misalnya, anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp300 miliar lebih. Maka, untuk 5 tahun depan, mungkin besar dari itu. Selama 4 tahun sebelum pelaksanaan pilkada lagi alangkah baiknya bila dapat dicicil anggarannya. Sehingga ketika pada saat pilkada berikutnya, tidak terlalu banyak menambah dikarenakan sudah memiliki tabungan anggaran,” jelas politisi dari partai Demokrat ini.

Ketika disinggung masalah aturan perihal boleh atau tidak mengalokasikan anggaran pilkada dibebankan setiap tahun mata anggaran. Menurut Sriosako, selama hal tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama tidak masalah.

“Pelaksanaan pilkada hukumnya wajib, waktu saya menjabat di Kota dulu, kita melakukan saving anggaran setiap tahunnya. Sehingga ketika memasuki tahun pilkada, tinggal mengalokasikan sisa anggarannya saja,” pungkasnya. bob

Pos terkait