Fajar Shodiq, Tukang Sate di Palangka Raya yang Main Saham

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Selama ini pemain saham hanya dikenal berasal dari kalangan pebisnis besar dan sebagainya. Namun, dengan berjalannya waktu kini pasar modal tidak mengenal latar belakang profesi bahkan tak perlu menjadi tenaga professional untuk meraup untung dari investasi saham.

Fajar Shodiq salah satunya. Pria yang berprofesi sebagai tukang sate di Jalan G Obos, Kota Palangka Raya ini mempunyai pengalaman dalam menjalankan investasi saham semenjak 2018 lalu.

“Sebenarnya dari semenjak kuliah dulu saya suka sekali dengan apapun yang berbau analisa dan statistik. Ingat sekali pertama kali saham yang adalah BBA langsung saya belikan pada saat itu,” ucapnya.

Kesukaannya ikut investasi saham berawal dari forex. “Pertama kali ketemu dengan guru di salah satu SMA yang merupakan langganan saya, akhirnya saya diajak ke kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Palangka Raya untuk membuat tabungan. Mulai dari situ selalu ikut sekolah pasar modal dan tidak pernah absen, pokoknya selalu hadir karena akan banyak sekali informasi yang bermanfaat,” terangnya.

Fajar memberanikan diri untuk menanam saham hanya bermodalkan niat dan pengetahuan umum yang diperoleh dari sosial media maupun surat kabar.

“Banyak sekali yang bisa dipelajari terutama ekonomi, bagaimana kondisi internasional saat ini sangat berpengaruh sama pergerakkan saham. Ini yang menarik karena ada faktor fundamental yang harus dianalisis,” jelasnya.

Bermodal dari hasil duit yang ia sisihkan, masuk dengan intial deposit Rp1.000.000. Kalau rugi pasti pernah, tetapi hal itu buat pelajaran. Sebagai manusia harus tetap mencoba dan belajar karena kita tidak tahu kedepan akan seperti apa.

Semenjak saat itu, Fajar mulai sering berkonsultasi dengan yang lebih ahli dan tidak tetrlalu berharap untung tinggi dikarenakan saham selalu bergerak fluktuatif. Saat ini bisa saja naik, namun hanya hitungan detik saja bisa berubah.

“Tapi Alhamdulillah kalau dihitung-hitung total dari awal sampai saat ini keuntungan yang didapat sekitar Rp100 juta, kan sudah diambil-ambil ada yang Rp1 juta, Rp1,5 juta, pokoknya kalau dijumlah segitu nominalnya. Selain itu, biaya nikah jga saya ambil dari keuntungan investasi saham ini,” ujarnya.

Fajar pun berpesan, bagi yang ingin memulai jangan takut dan jangan minder apapun profesi kalian. Investasi saham merupakan investasi yang aman bila sudah terjun di dunia pasar modal terus belajar sehingga nantinya bisa menganalisa saham-saham mana saja yang berpotensi berkembang. sda

Pos terkait