Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Daging Ayam Ras Melonjak

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sejak satu minggu terakhir, daging ayam ras di Pasar Besar Kota Palangka Raya mengalami kenaikan harga yang drastis. Berdasarkan pantauan Tabengan, Minggu (17/11), kenaikan harga terjadi di setiap harinya, sehingga kini melonjak hingga Rp42 ribu per kilogram (kg).

“Kenaikan harga daging ayam ras cukup lumayan drastis. Memang kalau sudah menjelang hari raya keagamaan sedikit demi sedikit terutama daging ayam pasti naik,” ujar salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Besar kota Palangka Raya, Yanti saat dibincangi di kiosnya.

Yanti mengungkapkan, kenaikan ini mulai terjadi sejak Senin (11/11) lalu, dimana harga daging ayam hanya sekitar Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per kg. Kemudian, keesokannya naik menjadi Rp38 ribu per kg.

“Kalau dihitung sampai hari ini, ya naik sekitar Rp6 ribu hingga Rp7 ribu per kg. Naiknya sedikit-sedikit sehingga harga daging ayam setiap harinya pasti berubah,” jelas dia.

Diakuinya, kenaikan harga daging ayam diduga karena kurangnya pasokan dari distributor diakibatkan berbagai macam hal. Mulai dari cuaca, banyaknya permintaan dari daerah lain dan sebagainya. Selain itu, menurut informasi pedagang bahwa harga pakan ternak ayam juga mahal.

“Naiknya harga daging ayam ini dikarenakan oleh banyak hal. Salah satunya karena persoalan distribusi atau biaya di kandangnya yang mahal, serta sudah menjadi pola tahunan bila mendekati hari natal dan tahun baru akan seperti ini, imbasnya juga ke kebutuhan pokok lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Yanti menambahkan bahwa dengan kenaikan harga daging ayam tersebut, daya beli masyarakat menjadi berkurang. “Berdampak juga buat pedagang, saya memasok ini hanya untuk pelanggan saja seperti rumah makan yang setiap hari pasti ambil ayam. Kalau untuk per orangan sangat sepi sekali,” keluhnya.

Bahkan dituturkannya, dalam sehari hanya dapat menjual kurang lebih 100 kg. Berbeda, bila harga daging ayam normal ia dapat menjual sekitar 200 hingga 300 kg per hari.

“Yang jelas berimbas pada keuntungan. Beda lagi kalau satu minggu sebelum hari natal harga mahal pun masyarakat tetap beli karena untuk acara. Biasanya permintaan sangat meningkat sekali,” bebernya.

Sementara itu, Hj Ibnu pedagang daging ayam lainnya menyampaikan, untuk harga daging ayam kampung juga mengalami kenaikan sebesar Rp3 ribu per kilogram. “Kalau normalnya daging ayam kampung dikisaran Rp70ribu sampai Rp72 ribu per kilogram, namun saat ini sudah mencapai Rp75ribu per kilogram,” katanya. sda

Pos terkait