Banyak Kegiatan Pembangunan Terkesan Mangkrak

  • Whatsapp

MUARA TEWEH/tabengan.com – Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Barito Utara dalam pendapat akhirnya, besar tertuju kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Fraksi ini menilai banyaknya kegiatan yang dilaksanakan terkesan mangkrak.

Menurut Wardatun Nur Jamilah yang ditunjuk sebagai juru bicara dari Fraksi PPP, bahwa fraksi melihat masih banyak program yang belum prioritas dan masih fungsional, tetapi dianggarkan kembali pada TA 2020.

“Sehingga melupakan pembangunan yang telah dianggarkan pada tahun-tahun sebelumnya yang seharusnya dapat dianggarkan pada tahun 2020,” jelas Wardatun Nur Jamilah pada sidang paripurna pendapat akhir fraksi terhadap APBD TA 2020, belum lama ini.

Menurut Wardatun, setiap program kegiatan di Dinas PUPR dapat dianggarkan secara bersinambungan, sehingga dapat berfungsi dan digunakan oleh masyarakat.

Dia menyebutkan beberapa pekerjaan pembangunan dalam APBD TA 2020 yang belum prioritas tersebut yakni penganggaran land clearing dan land leveeling tanah perkantoran. “Menurut fraksi kami masih belum prioritas karena dengan kondisi keuangan kas daerah yang defisit tidak bisa melakukan pembangunan untuk perkantoran baru,” kata Wardatun.

Selanjutnya, pembenahan Water Front City (WFC) yang masih belum perlu dianggarkan, mengingat belum terselesaikannya pembangunan jembatan penyebrangan Muara Teweh Jingah. Serta, overlay Jalan Haji Koyem yang dianggarkan untuk pengaspalan. Pasalnya, jalan tersebut masih fungsional dan masih bagus, walaupun bergelombang sedikit-sedikit.

“Dan fraksi kami juga tidak menyetujui peningkatan Jalan Kandui- Payang Ara dan peningkatan jalan Km 2-55, mengingat kegiatan tersebut merupakan program multiyears yang baru terselesaikan pada tahun 2017 lalu,” tegasnya.c-ryu

Pos terkait