Perguruan Tinggi Diminta Tingkatkan Mutu Lulusan

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan, kita menyadari kehidupan modern di era global ini akan semakin kompleks di mana masyarakat akan semakin terbuka, dan tingkat kompetisi akan semakin tajam.

Sehingga tantangan bagi lulusan perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 ini akan semakin meningkat. Oleh karena itu, setiap lulusan harus memiliki kompetensi yang mumpuni bersaing secara global.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, perguruan tinggi dihadapkan dengan tantangan untuk mempersiapkan dan melengkapi Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kompetensi, serta keterampilan yang tepat dalam menghadapi revolusi industri ke-4, agar terus mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, saya mengajak kepada kita semua dan seluruh jajaran dunia pendidikan untuk terus meningkatkan mutu lulusan perguruan tinggi, sehingga mampu berkompetisi,” kata Sugianto, saat Dies Natalis ke 56 Universitas Palangka Raya (UPR) tahun 2019, di halaman Kantor Rektorat UPR, Senin (11/11).

Dirinya sangat menaruh harap kepada lembaga pendidikan tinggi untuk terus berupaya meningkatkan dan mengembangkan program pendidikan tinggi di Kalteng, dengan melakukan inovasi tanpa henti, terobosan-terobosan ilmiah dalam pembangunan Bangsa Indonesia pada umumnya dan masyarakat wilayah Kalteng dalam kerangka otonomi daerah pada khususnya.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi Kalteng, ujar Sugianto, adalah Program Bidik Misi Kalteng Berkah, dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa S1, S2 dan kedokteran.

Gubernur Sugianto juga menyatakan pemerintah provinsi siap mendukung serta membantu peningkatan sarana dan prasarana yang ada di Universitas Palangka Raya (UPR).

Terkait hal itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Rektor UPR beserta jajaran guna mengetahui apa saja yang diperlukan dan bisa dibantu Pemprov.

Melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi bisa terakomodir semua kebutuhan, utamanya yang menjadi skala prioritas.

Sementara Rektor UPR Dr. Andrie Elia. M.Si mengatakan, untuk membangun sumber daya manusia melalui perguruan tinggi ini, tidak hanya menjadi tanggungjawab perguruan tinggi, orang tua mahasiswa, namun perlu keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah daerah.

Sehingga, di Dewan Penyantun, Dewan Pertimbangan perguruan tinggi itu ada unsur pemerintah daerah, pemerintah pusat, ada unsur alumni, ada unsur akademisi, ada unsur tokoh masyarakat dan gubernur sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, ujarnya.dkw

Pos terkait