DPD RI Kawal Pilkada 2020

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendorong pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 tetap aman, damai dan menjaga kepentingan masyarakat dalam memilih pemimpin daerah. Untuk itu, Komite I DPD RI akan secara bertahap melakukan kunjungan kerja ke daerah yang bersiap hadapi Pilkada.

Ada 9 provinsi yang menggelar Pilkada pada 2020. Proses demokrasi di daerah ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk memutuskan masa depan mereka bersama pemimpin yang bakal dipilihnya.

Bacaan Lainnya

“Tujuannya lebih kepada mendukung bagaimana Pilkada dapat terlaksana secara aman, lancar dan tidak ada permasalahan,” ujar Teras Narang, Ketua Komite I DPD RI dalam acara Hasupa Hasundau dengan insan pers, di Palangka Raya, Selasa (5/11).

Teras menyebut bahwa pihaknya memiliki tugas dalam mewujudkan Pilkada damai ini, sebab terkait dengan tugas pokok dan fungsi Komite I DPD RI yang dipimpinnya.

Dalam kesempatan itu, Teras juga menjelaskan isu-isu terkini yang dihadapi pihaknya di DPD RI. Di antaranya terkait dengan isu pemekaran provinsi di Papua yang tengah diwacanakan pemerintah.

Terkait ini, ia mengaku akan mencermati usulan dari pemerintah tersebut dan siap bekerja sama untuk memastikan kehadiran Daerah Otonomi Baru (DOB) memiliki landasan kuat untuk kesejahteraan rakyat.

Teras sendiri mengaku yakin pemerintah punya alasan kuat untuk mendorong DOB atau menahannya. Sebab, faktanya memang bicara soal DOB itu dimensinya banyak dan prosesnya juga panjang. Persoalan kesiapan dan kemampuan daerah pada satu sisi dalam proses menjadi DOB. Pada sisi lain, pemerintah pusat juga mesti siap agar usulan DOB tak malah membebani pemerintah.

“Menteri Keuangan pun mengeluhkan pembagian anggaran apabila dilakukan DOB. Kondisi pendapatan Indonesia pun belum memungkinkan untuk dilakukan DOB. Kondisi ini semua memang harus diperhatikan,” ujarnya.

Pada masyarakat Kalteng, Teras menitip harapan agar generasi muda maju memimpin perubahan. Terutama melihat momentum pemindahan Ibu Kota Negara, yang bisa jadi pintu masuk masyarakat Kalteng untuk mendapatkan peluang kesejahteraan.adn

Pos terkait