Catur Kalteng Lolos PON XX Papua

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kabar gembira datang dari Cabang Olahraga (Cabor) catur Kalimantan Tengah (Kalteng). Pasalnya dalam babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX zona Kalimantan dan Bali yang digelar di Hotel Aquaris Palangka Raya, 2-6 November 2019, pecatur yang diturunkan di nomor beregu berhasil meraih tiket untuk berlaga di multi event olahraga nasional yang akan digelar di Papua Oktober 2020 mendatang.

Ketua umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalteng Agustiar Sabran melalui wakil ketua umum Noorhayati mengaku sangat senang karena akhirnya pecatur Kalteng berhasil lolos ke PON setelah sekian lama catur Kalteng tidak pernah berlaga di PON perjuangan karena selalu kandas di babak kualifikasi.

Bacaan Lainnya

iklan atas

“Target awal Pengprov memang lolos PON dan akhirnya lolos. Terakhir catur Kalteng lolos PON itu tahun 90 an setelah itu tidak pernah lagi, ini bisa tercapai di bawah ketua umum Agustiar Sabran,” kata Noorhayati, Senin (4/11).

Noorhayati menambahkan, Kalteng sebetulnya menurunkan atlet di beregu dan perorangan. Namun baru nomor beregu yang lolos setelah berhasil menang dalam tiga pertandingan. Sementara itu nomor perorangan, rencananya baru akan dipertandingkan, Selasa (5/11).

Setelah lolos, Pengprov Percasi Kalteng akan membuat program selanjutnya untuk mematangkan persiapan menghadapi PON XX di Papua dan bisa mencapai target bermedali yang ditetapkan oleh Pengprov.

Pra PON ini memainkan catur klasik. Kalteng menurunkan Gelar Sagara Dwitama, Imat Suhermat, Muhammad Ivan Situru dan Surya Wahyudi di nomor beregu, kemudian Amrullah di nomor perorangan.

Pengprov Percasi Kalteng berharap alet di nomor perorangan juga lolos, sehingga tidak hanya sukses sebagai penyelenggara saja tapi juga berprestasi.

Sementara itu, perwakilan Pengurus Besar (PB) Percasi melalui ketua bidang hukum dan disiplin Herman Kurniadi menyampaikan, ada 6 provinsi yang tergabung dalam grup ini, Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Utara (Kaltara), Bali dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Namun Kaltara tidak mengirimkan atletnya, sehingga hanya 5 provinsi saja.

Menurut dia, Kalteng ini ditunjuk oleh Percasi pusat untuk menjadi tuan rumah dan bersedia untuk menjadi tuan rumah dan Alhamdulillah bersedia. “Syukur Alhamdulillah saya kira ini pelaksanaan yang cukup bagus, ruangan pertandingan yang cukup representatif, kemudian nyaman sehingga pelaksanaan pra PON ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, terutama semua peserta merasa nyaman,” kata Herman yang juga sebagai inspektur pertandingan dalam pra PON catur tersebut.

Penunjukan tuan rumah penyelenggara pra PON catur ini ada beberapa kriteria.

Pusat melihat beberapa daerah di Kalteng sudah pernah menjadi tuan rumah, hanya Kalsel, Bali dan Kalteng yang belum pernah. Akhirnya pengurus pusat menunjuk Kalteng menjadi tuan rumah ternyata disambut baik. yml

iklan atas

Pos terkait

iklan atas