Mafia Bola Tak Terbukti , 9 Perangkat Pertandingan Dipulangkan

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri dan Polda Kalteng secara resmi membebaskan 9 perangkat pertandingan Kalteng Putra vs Persela Lamongan yang diamankan, Minggu (27/10) lalu. Setelah pemeriksaan intensif, 9 orang tersebut dipulangkan karena tidak terbukti melakukan tindak pidana mafia bola.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, 9 perangkat pertandingan telah dibebaskan karena tidak terbukti.

Bacaan Lainnya

iklan atas

“Setelah 1×24 jam, 9 orang yang diamankan Satgas Anti Mafia Bola telah dibebaskan,” ucapnya, Selasa (29/10).

Sebelumnya, seusai laga Kalteng Putra vs Persela Lamongan, Minggu sore, 9 perangkat pertandingan dan pihak Kalteng Putra diamankan Tim Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri bersama Polda Kalteng.

Sembilan orang yang diamankan yakni asisten wasit I inisial M, asisten wasit II inisial K, cadangan wasit inisial DST, inspektur wasit inisial JE, komisi pertandingan inisial FA, bendahara tim Kalteng Putra inisial AF, bendahara tim bola inisial FA dan sebagai penghubung berinisial H. Setelah diamankan, mereka lalu menjalani pemeriksaan di Mapolda Kalteng.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Ilham Salahuddin melalui Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan atas diamankannya 9 perangkat pertandingan. Yaitu 6 orang perangkat pertandingan dan 3 orang dari pihak Kalteng Putra.

Tim Satgas Anti Mafia Bola melakukan penindakan setelah adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya pengaturan skor dalam laga Kalteng Putra Vs Persela Lamongan.

Menurut Hendra, sebelumnya satgas menerima laporan dari masyarakat mengenai kerawanan pengaturan skor yang dilakukan pihak klub tuan rumah. Petugas melakukan pengecekan di salah satu penginapan 6 orang perangkat pertandingan yang ditugaskan PSSI.

Ketika dilakukan pengecekan di kamar penginapan para perangkat pertandingan, polisi mengamankan 1 unit handphone milik salah satu perangkat pertandingan.

Dalam pesan singkat handphone milik perangkat pertandingan, ditemukan nomor rekening. Kecurigaan Satgas Mafia Bola bertambah dalam mengenai hal-hal tersebut.

“Setelah dilakukan pengecekan, rekening tersebut bukan dari manajemen klub Kalteng Putra melainkan rekening honor wasit yang memimpin pertandingan Kalteng Putra lawan Persela dari pihak PSSI,” ucapnya. fwa

iklan atas

Pos terkait

iklan atas