Mantan Direktur PDAM Kapuas Cicil Kerugian Negara

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas berinisial Wid, menunjukkan itikad baik dengan mencicil kerugian negara terkait dugaan korupsi penyertaan modal.

“Klien kami (Wid) menitipkan Rp30 juta dari sekitar Rp150 juta. Kita akan mencoba mengembalikan secara penuh setelah aset klien terjual,” beber Penasihat Hukum, Hary Setiawan saat mendampingi Wid di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Senin (28/10).

Menurut Hary, Wid telah mengakui sebagian kerugian negara digunakannya secara pribadi sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Wid yang tidak lagi menjabat Direktur PDAM seperti sebelumnya, perlu waktu mencari sumber dana untuk mengembalikan seluruh uang.

Penyerahan cicilan uang kerugian negara dilakukan melalui kas penitipan pada Bank BRI dengan disaksikan Penyidik Kejati Kalteng. Hary menyebut Wid hanya menggunakan sekitar Rp150 juta dari total kerugian negara sekitar Rp3 miliar. Dia menolak berkomentar adanya pihak lain yang menikmati kerugian negara dalam perkara itu.

Pegawai Pemda Diperiksa
Asisten Pidana Khusus Kejati Kalteng Adi Susanto melalui Kepala Seksi Penyidikan Rahmad Isnaini mengakui, pada hari yang sama telah memeriksa beberapa saksi tambahan. Beberapa di antaranya, mantan Ketua Komisi II DPRD Kapuas, mantan Anggota Komisi II DPRD Kapuas, pegawai PDAM, Honorer Pemerintah Daerah (Pemda), dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda.

Rahmad menyebut, 3 orang saksi dari Pemda yakni HB, KA dan EP mengubah keterangan mereka yang pernah diberikan saat penyelidikan. EP juga didampingi pengacara yang anggotanya berasal dari dua firma hukum dari Jakarta dan Palangka Raya, Baron R. Binti, Labih M. Binti dan Arif Irawan.

Salah satu kuasa hukum dari itu dikenal kerap mendampingi proses hukum untuk kepala daerah. Rahmad tidak menampik maupun membenarkan isu yang menyebut ASN berinisial Ek sebagai orang dekat kepala daerah.

“Kalau saya bilang, ya PNS Kapuas. Terserah kalian kembangkan seperti apa,” kelit Rahmad sambil tersenyum. dre

iklan atas

Pos terkait

iklan atas