Hujan 11 Jam, DAS Kapuas Meluap

  • Whatsapp
iklan atas

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Hujan selama 11 jam yang mengguyur Kabupaten Kapuas pada Sabtu (26/10) malam sejak pukul 20.00 WIB sampai Minggu (27/10) pagi, mengakibatkan naiknya debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas. Luapan air sungai pun mulai menggenangi desa-desa.

Informasinya, saat ini banjir telah merendam Desa Jakatan Masaha, Kecamatan Mandau Telawang. Luapan air sungai juga mulai masuk ke Desa Sei Pinang dengan ketinggian 1-4 cm. Kondisi ini tentu merepotkan warga setempat.

Bacaan Lainnya

iklan atas

Hujan merata sampai bagian desa paling hulu, Desa Tumbang Bukoi. Sementara desa-desa yang ada di bawahnya atau bagian hilir, sebagian warga yang rumahnya ada di dataran rendah juga sudah mengepak dan bersiap menempatkan barang berharganya di tempat yang lebih tinggi.

“Jujur saja untuk wilayah desa kami memang setiap tahunnya menjadi langganan banjir kiriman seperti ini dan masyarakat sudah terbiasa. Namun demikian, kami selaku aparatur desa selalu mengingatkan kepada mereka untuk tetap dan selalu meningkatkan kewaspadaan apabila banjir datang,” kata Abdul Kadir, Kepala Desa Jakatan Masaha, Senin (28/10).

Walaupun air yang merendam kampung mereka berangsur surut, jajaran aparatur Desa Jakatan Masaha tetap mengimbau warganya untuk tetap menjaga kewaspadaan. Terlebih dengan mulai meningkatnya intensitas hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir, sudah tentu air yang saat ini menggenangi hanya sampai lutut orang dewasa, bukan tidak mungkin akan lebih tinggi dan datangnya pun secara tiba-tiba.

“Oleh karena itu, kepada seluruh warga terutama yang rumahnya tidak berbentuk panggung untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Setidaknya kerugian baik harta maupun benda bahkan korban jiwa dapat dihindari, sebab mereka sudah siap apabila banjir susulan datang,” kata Abdul Kadir, melalui sambungan telepon.c-yul

iklan atas

Pos terkait

iklan atas