Pergi Melayat, Pasutri Ditabrak Truk

  • Whatsapp
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan HM Arsyad Km 7 arah Sampit – Samuda, Sabtu (26/10) sekitar pukul 07.30 WIB.

Pengendara sepeda motor Yamaha Vixion KH 5585 LL yaitu Masrawan (31), warga Desa Bebaung Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim, tewas di lokasi kejadian setelah diseruduk truk bermuatan gas elpiji nopol KH 8572 F yang dikemudikan Lukmanul Hakim (49).

Bacaan Lainnya

iklan atas

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan bermula saat Masrawan dan istrinya Mardiah melaju dari arah Sampit menuju ke arah Samuda. Sesampainya di Jalan HM Arsyad Km 7, sepeda motor korban beriringan dengan yang truk di depannya serta truk bermuatan elpiji yang melaju di belakangnya.

Tiba-tiba truk di depan sepeda motor korban mengerem mendadak. Mengetahui hal tersebut, korban pun berusaha mengerem sepeda motor. Namun sialnya, truk pembawa gas elpiji yang ada di belakang, tidak sempat mengerem, sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor korban. Kemudian sopir truk membelokkan kendaraannya ke bahu jalan sebelah kanan dan menabrak pohon sawit. Korban sempat terseret truk hingga tewas seketika. Sementara istrinya terlempar ke samping jalan dan mengalami luka. Saat kejadian kondisi jalan licin karena sebelumnya hujan.

Mardiah yang melihat suaminya tewas dengan posisi tubuh berada di depan roda truk, menangis histeris. Wanita ini tak henti-hentinya menjerit sambil terus menangis.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK melalui Kasatlantas AKP Yudha Setiawan mengungkapkan, kecelakaan terjadi karena sopir truk yang membawa elpiji tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Sopir truk tersebut sudah diamankan petugas Satlantas Polres Kotim. Pasangan suami istri yang mengalami kecelakaan ini awalnya bermaksud untuk melayat keluarganya di Desa Handi Sohor Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Keduanya berangkat dari perusahaan sawit PT Sapta Karya Damai (SKD), Jalan Jenderal Sudirman Km 45. Saat itu mereka bersama keluarga, rombongan untuk melayat keluarga yang meninggal di Desa Handil Sohor.

“Saat itu mobil keluarga sudah penuh, sehingga pasangan suami istri tersebut memutuskan untuk menggunakan motor. Sesampainya di lokasi kejadian, motor yang dikendarai korban ditabrak dari belakang oleh truk mengangkut elpiji,” terang Samsul, kerabat korban.c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas