Restoran Jomblo

  • Whatsapp
iklan atas

TOKYO/tabengan.com – Menikmati malam di kota jauh lebih baik ketika bersama dengan teman atau orang yang dicintai. Sebagian besar bar dan klub di seluruh dunia, menjadi salah satu wadah untuk merayakan kebahagiaan tersebut bersama pasangan.

Namun, salah satu perusahaan restoran di Tokyo berbanding terbalik. Adalah Hitori, sebuah bar kecil di kawasan Shinjuku Tokyo.

Bacaan Lainnya

iklan atas

Tempat itu memiliki sistem penerimaan pelanggan yang khusus –semua orang disambut baik selama mereka datang seorang diri– tanpa teman, kekasih atau siapapun alias jomlo.

Melansir dari Oddity Central, Rabu (23/10), pihak bar telah memberikan pemberitahuan itu di depan pintu masuk. Mereka menginformasikan calon pelanggan bahwa ini adalah ‘bar sendiri.’

Mengetahui peraturan tersebut, tentunya Hitori bukanlah teman untuk seseorang yang ingin minum bir setelah hari yang panjang, berkencan dengan seseorang.

Tapi, ini bukan berarti Hitori adalah bar untuk penyendiri atau orang yang canggung sosial, justru tempat ini sebaliknya.

Reporter SoraNews24, Mariko, beberapa waktu lalu mengunjungi Hitori Bar, setelah mengetahui tentang kebijakan pelanggannya yang aneh.

Dari pandangannya, ia menemukan langsung bahwa tempat itu adalah tempat yang jauh lebih inklusif daripada yang ia pikirkan sebelumnya.

Ketika Mariko berjalan masuk, dia melihat sekitar setengah lusin pelanggan lain duduk di bar. Bukan terlihat mengabaikan satu sama lain, mereka justru terlibat dalam percakapan.

Lalu, ia segera didekati oleh bartender yang ramah dan diarahkan ke kursi kosong di bar itu.

Mariko pun bingung dengan apa yang ia lihat. Pelanggan itu datang dengan sendiri, namun saat di dalam mereka justru berbicara satu sama lain seperti teman lama.

Mariko pun memesan minuman, tetapi tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Untungnya, bartender yang ternyata adalah pemilik Hitori, merasakan kebingungannya dan bertanya apakah ini kali pertama dia ke sana.

Ketika sang reporter menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, para pengunjung lainnya mulai membagikan kisah mereka sendiri tentang bagaimana mereka pertama kali datang ke Hitori. l6-com

iklan atas

Pos terkait

iklan atas