SOPD Diminta Tidak Asal Ajukan Program

  • Whatsapp
iklan atas

PULANG PISAU/TABENGAN.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulang Pisau, Arif Rahman Hakim AS, meminta seluruh Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) setempat tidak asal-asalan dalam mengajukan program. Hal ini mengingat dalam waktu dekat akan dilaksanakan pembahasan anggaran 2020.

Dia mengharapkan program yang diajukan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat, jangan sampai ketika program tersebut dilaksanakan malah tidak bermanfaat.

Bacaan Lainnya

iklan atas

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Pulpis ini melanjutkan, efek anggaran harus berdampak kepada pelayanan masyarakat. Hingga akhirnya masyarakat merasakan manfaat dan kepuasan.

“SOPD yang disetujui anggarannya itu jangan hanya berpikir bagaimana cara membelanjakannya, tanpa melihat dari kualitas dan efek guna anggaran kepada masyarakat,” kata Arif, Selasa (22/10).

Menurutnya, prinsip anggaran itu yakni dari masyarakat, digunakan untuk kepentingan serta kemaslahatan masyarakat.

“Jangan asal-asalan dalam menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA). Hendaknya selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pulpis,” tegasnya.

Jika selaras, menurutnya pembangunan akan terukur dan tertata secara rapi. Selain itu tidak kalah penting juga dalam pengajuan anggaran harus memperhatikan faktor serapannya.

“Kami dalam menyetujui prinsipnya melihat dari sisi urgensi. Kalau memang bisa ditunda anggarannya, kami tunda dan diarahkan ke sektor lain yang lebih mendesak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan cermat dalam pembahasan dan tidak lagi asal menyetujui pengesahan. Pada prinsipnya, sebagai Wakil Rakyat pihaknya akan memprioritaskan agar program yang disetujui merupakan kebutuhan masyarakat. c-ger

iklan atas

Pos terkait

iklan atas