Sejumlah Warung Remang Ditertibkan

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Polres Kotim, Kodim 1015 Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan sejumlah SOPD terkait, melakukan penertiban terhadap warung remang-remang yang masih saja beroperasi di wilayah Jalan Moch Hatta atau Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Kepala Satpol PP Kotim Fuad Sidiq mengungkapkan, bahwa penertiban yang mereka lakukan tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku.

Bacaan Lainnya

“Ada beberapa orang yang masih melakukan kegiatan yang melanggar aturan, yaitu Perda No.3/2008, sehingga pada saat ini kami melakukan penertiban. Kita sudah beberapa kali mengirimkan surat peringatan, ternyata ada 3 warung remang – remang yang masih berdiri,” terang Fuad Sidiq kepada wartawan, Selasa (22/10).

Menurutnya, setelah pihaknya datang ke lokasi tersebut, semua sudah dibongkar. “Pembinaan-pembinaan lebih penting di sini. Saya harap juga dari Dinas Sosial melakukan kegiatan-kegiatan yang intinya ada rumah singgah. Kenapa rumah singgah, karena intinya adalah pembinaan kepada mereka,” lanjutnya.

Disampaikannya, dalam menegakkan peraturan daerah ini harus dilakukan bersama-sama.

“Penegakkan Perda memang dilakukan oleh Satpol PP, namun ketentraman masyarakat itu penting lagi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kita juga disurati oleh masyarakat sini bahwa ada yang praktik yang cukup meresahkan, yaitu warung sekalian juga menjual yang lain,” tegasnya.

Sebab itulah, lanjut Fuad, pihaknya turun lagi sesuai dengan aturannya. “Nantinya kami tidak di sini saja nanti. Kami akan melakukan hal yang sama kalau ada tempat-tempat yang terselubung. Sebentar lagi kami akan lakukan ini tapi waktunya tidak bisa ditentukan,” terangnya.

Pihaknya juga mengharapkan nantinya Dinas Tenaga Kerja melakukan kegiatan juga dalam artian kegiatan yang membina perempuan di warung remang-remang tersebut dengan keteranmpilan yang ada.

“Di Dinas Tenaga Kerja kan ada pembinaan menjahit, membuat kue dan yang cocok dengan mereka karena rata-rata yang di tempat seperti ini adalah perempuan,” tandasnya.c-arb

Pos terkait