Tersangka Narkoba Tewas Telan Barbuk

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Tersangka kasus narkotika berinisial AM tewas over dosis saat dirawat di RSUD dr. Murjani Sampit. Dia menelan barang bukti (barbuk) ketika digerebek polisi sedang pesta narkoba di sebuah rumah, di Kecamatan Baamang, Selasa (15/10) sore. Ketika diamankan polisi, AM bersama 2 orang temannya, IW dan AM.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengungkapkan, tersangka yang meninggal tersebut diduga mencoba menghilangkan barbuk berupa pil ekstasi, dengan cara menelannya dalam jumlah lebih dari 1 butir.

“Belum diketahui persis berapa butir ekstasi yang ditelan oleh tersangka. Namun, dari pengakuannya kepada kedua temannya dan di hadapan sejumlah anggota Polsek Baamang, dia mengonsumsi 2 butir ekstasi sekaligus. Namun, hal ini masih dalam penyelidikan,” terang Kapolres, Rabu (16/10).

Kapolres mengungkapkan, pihaknya juga belum memastikan apakah tersangka tewas akibat konsumsi sabu dan ekstasi atau bukan, karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter.

“Saat diperiksa aparat kepolisian, korban di bawah pengaruh sabu dan obat terlarang. Tersangka sangat gelisah dan berkeringat seperti orang yang sudah over dosis,” lanjutnya.

Petugas kemudian memanggil tim medis Polri, dan membawa tersangka ke RSUD Murjani Sampit. Hingga Rabu (16/10), sekitar pukul 02.00 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu dari pengakuan 2 rekan tersangka, IW dan AR, diketahui bahwa AM sempat mengatakan tidak hanya mengonsumsi sabu, tapi juga 2 butir ekstasi.

“Saat berada di Polsek Baamang, AM sempat mengatakan dirinya mengonsumsi 2 butir ineks, dan perkataan tersebut juga didengar oleh aparat, karena saat itu kami sedang diperiksa,” tambah Kapolres.

Sebelum dibawa ke rumah sakit, AM sempat mengalami sakit perut, dan meminta diantar ke toilet. Di toilet AM sempat buang air besar dan muntah. Rekannya tidak mengetahui bahwa AM mengonsumsi ekstasi. Karena saat itu mereka bertiga hanya menggelar pesta sabu, dengan jumlah 6 paket kecil harga Rp200 ribu. Saat digerebek polisi, kedua teman korban tidak merasakan ada reaksi dari narkoba tersebut karena kaget akibat kedatangan aparat. Kedua teman AM juga ikut diamankan dan masih dalam pemeriksaan intensif.c-arb

Pos terkait