Perbakin Kalteng Gelar Latihan Tembak Reaksi

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pelatihan tembak reaksi. Kegiatan ini digelar di Yonif Raider 631 Antang. Seromonial pembukaan dilakukan secara sederhana, Kamis (19/9), pukul 10.00 WIB

Ketua Bidang (Kabid) tembak reaksi Perbakin Provinsi Kalteng Letkol Uskar Tunjang menyampaikan, kegiatan ini untuk melatih calon peserta penataran ujian tembak reaksi, sehingga siap ketika akan melaksanakan ujian tembak reaksi. Di Perbakin Kalteng ada bibit-bibit yang cukup untuk melaksanakan lomba maupun kegiatan tembak reaksi level pertama.

“Ini persiapan untuk ujian sertifikasi, jadi latihan ini sebgaai salah satu syaratnya sebelum ikut ujian tersebut. Ini permintaan dari PB, sehingga calon peserta ujian ini harus dilatih. Para peserta diharapkan siap pada saat mengikuti ujian tanpa ragu sehingga semua bisa lulus. Karena biaya uji ini sangat mahal, sangat disayangkan kalau ada yang tidak lulus,” kata Uskar Tunjang.

Dalam latihan nanti, para peserta tembak reaksi akan dilatih dengan tembak sasaran jarak 20 meter dengan hasil minimal nilainya mencapai 210 dari 30 butir peluru. Kemudian ada 6 stik penembakan tembak reaksi dengan jarak yang bervariatif dengan kecepatan dan ketepatan, ini yang menjadi tolok ukur penilaian.

Sementara itu, ketua umum Pengprov Perbakin Kalteng Christian Sancho menyampaikan, kegiatan ini sekaligus sebagai awal dari rencana pelaksanaan Pelatsar atau sertifikasi tembak reaksi. Tembak reaksi ini memang tidak kurang populer di Indonesia, namun sebenarnya sangat eksis di luar negeri. Meskipun bukan olahraga prestasi, namun tembak reaksi ini sangat banyak peminatnya.

“Kegiatan pelatihan ini untuk pengenalan bahwa safety, ketepatan dan waktu dalam tembak reaksi dibutuhkan dalam penilaian, maka hal itu muncul dari sejak awal. Saya dan kawan-kawan 14 orang ratusan juta habis, hasilnya hanya 4 orang yang lulus. Sisanya tidak lulus. Ini karena kurang persiapan. Seorang penembak reaksi perlu persiapan khusus, punya kelengkapan senjata dan pakaian,” imbuh Sancho.

Perbakin memiliki kegiatan olahraga yang angat khusus karena berkaitan dengan menembak, baik Airrifle, Airsoftgan dan senjata api. Dalam kegiatan menembak sangat dibutuhkan keamanan, memiliki keahlian, keterampilan, ketepatan dan waktu. Itu yang harus dipahami, apa lagi dalam bidang tembak reaksi ini merupakan cita-cita kita bersama. yml

Pos terkait