Pembobol ATM di 6 Lokasi Diringkus

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Pelaku aksi kejahatan dengan spesialisasi pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Kota Sampit berhasil diringkus polisi. Dua orang pelaku, Reval (23) dan Zahiya (39), telah beraksi melakukan pembobolan ATM di 6 lokasi.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel dalam ekspos yang dilaksanakan di Mapolres, Rabu (21/9), mengungkapkan peristiwa pembobolan ATM ini bermula saat kedua pelaku beraksi di ATM Jalan Pemuda Sampit pada 26 Juli 2019 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, di ATM Jalan Pemuda ini pelaku gagal menguras isi ATM.

Bacaan Lainnya

Kedua pelaku beraksi di 5 ATM lainnya, seperti 2 ATM di Jalan Tjilik Riwut, ATM Jalan Gatot Subroto, ATM Jalan HM. Arsyad dan ATM di Jalan Pelita Sampit. Dari 5 ATM tersebut kedua pelaku berhasil menguras isi ATM sekitar Rp6.450.000.

Para pelaku beraksi dengan cara memasukkan sebuah kartu ATM untuk mengambil uang sebesar Rp50 ribu dari rekening mereka. Setelah mulut ATM terbuka dan uang sebesar Rp50 ribu keluar, pelaku kemudian mengambil uang dan kartu ATM juga keluar. Pada saat mulut ATM terbuka, pelaku memasukkan sebuah plat besi yang telah dimodifikasi ke dalam mesin ATM.

Fungsinya untuk menahan robot mesin ATM agar uangnya tidak kembali ke dalam mesin ATM. Setelah itu tersangka masukkan kembali sebuah ATM dan melakukan penarikan uang dengan nominal bervariasi, antara Rp1 juta dan ada yang Rp2,2 juta.

Salah satu bank yang mengetahui aksi kedua pelaku kemudian melaporkan peristiwa ini ke Mapolres Kotim. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sejumlah ATM.

Pada Senin (19/8) sekitar pukul 01.00 WIB, saat kedua pelaku sedang minum kopi di kawasan Taman Kota Sampit, ternyata ada yang mengenali mereka yang wajahnya mirip dengan pelaku pembobolan ATM. Kemudian melaporkannya ke petugas sehingga keduanya diringkus.

Kapolres mengungkapkan, pihaknya masih terus mendalami lokasi-lokasi lainnya yang kemungkinan menjadi tempat pelaku beraksi.

“Kita juga meminta kepada pihak perbankan untuk melaporkan jika memang ada ATM mereka yang dibobol para pelaku,” terangnya didampingi Kasat Reskrim AKP Achmad Budi Martono. c-arb

Pos terkait