Pilkada Serentak 2020, Gerindra Usung Kader Sendiri

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalimantan Tengah (Kalteng), dipastikan mengusung kader sendiri pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang. Kalteng akan mengikuti dua Pilkada, yakni untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur serta memilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Hal ini disampaikan seluruh kader Gerindra Kalteng, saat silaturahmi dan diskusi Pasca Pileg dan Pilpres yang diinisiasi Fraksi Gerindra DPRD Kalteng bersama unsur DPD dan DPC se Kalteng di Hotel Grand Sakura, Palangka Raya, Minggu (28/7).

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, seluruh kader juga mengevaluasi anjloknya suara Gerindra di Kalteng pada Pileg serta Pilpres serentak beberapa waktu lalu.

Menurut anggota fraksi Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD Kalteng H Heriansyah dalam diskusi tersebut, hampir semua kader menginginkan bahwa dalam Pilkada serentak mendatang harus mengusung kader sendiri.

“Tadi semua kader menginginkan dalam Pilkada mendatang, Gerindra mengusung kader sendiri baik untuk nomor 1 maupun untuk nomor 2,” kata Heriansyah.

Dengan adanya keinginan tersebut, kata dia, dipastikan pada Pilkada mendatang Gerindra akan mengusung calon baru. “Kita belajar dari pelajaran sebelumnya, di Kobar meski kalah kami mengusung sendiri kami bangga,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua I DPD Gerindra Kalteng M Asfandi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan silaturahmi pengurus yang diinisiasi Fraksi Gerindra DPRD Kalteng. Dan dalam kegiatan tersebut juga menghasilkan beberapa rekomendasi.

“Ini kegiatan silaturahmi, kami juga melakukan diskusi dan evaluasi pasca Pileg dan Pilpres, yang mana nantinya akan melahirkan rekomendasi untuk DPD dan DPP,” kata Asfandi.

Salah satu rekomendasi yang banyak diaspirasikan yang masuk dalam rekomendasi dalam diskusi tersebut diantaranya menurunnya perolehan suara yang signifikan pada Pileg 2019. Hal itu dinilai akan berdampak pada kemajuan Gerindra di Kalteng.

“Kita evaluasi hasil Pileg dan Pilpres yang mengalami penurunan. Faktor apa yang menyebabkan turunnya ini akan menjadi rekomendasi kita ke DPP,” ungkapnya.

Penurunan kursi Gerindra di Kalteng tidak hanya untuk tingkat Provinsi, tetapi terjadi dibeberapa kabupaten/kota di Kalteng. “Di DPRD Kalteng turun 1 kursi dan kita tidak mendapatkan Pimpinan DPRD, hal serupa juga terjadi di kabupaten/kota,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini hadir sejumlah petinggi DPD Gerindra DPRD Kalteng, diantaranya Sekjen DPD Anggoro D Purnomo, Ellisae Lambung serta seluruh perwakilan DPC Gerindra se-Kalteng. sgh

Pos terkait