480 Hektare Lahan Terbakar, Helikopter Mi-17 Bantu Pemadaman

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Langkah pemerintah dalam melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah, terus berjalan. Apalagi rendahnya curah hujan, membuat titik api terus bertambah dan lahan yang terbakar semakin meluas.

Kepala Sub Bidang Fasilitasi Penyelamatan dan Bantuan Bencana yang juga Manager Pusat Data dan Layanan Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Vivien Rose Engely menjelaskan, Kalteng ada kedatangan helikopter water bombing jenis Mi-17 untuk membantu pemadaman lahan-lahan yang terbakar.

Bacaan Lainnya

“Laporan yang diterima, Mi-17 sudah tiba di Palangka Raya untuk mendukung pemadaman Karhutla. Mi-17 dipimpin oleh Captain Sergiy Ovsiyenko bersama dengan Ivan Sapovalov, dan kru Mykola Feshchenko, Sergei Logvyn, Ihor Makitruk, termasuk pula Junaedi, dan Widdy Rakhmawan,” kata Vivien, di Palangka Raya, Jumat (19/7).

Menurut Vivien, unit yang datang ini menjadi langkah untuk melakukan pemadaman, seiring dengan pemadaman yang juga rutin dilakukan melalui jalur darat. Namun, jumlah liter air yang digunakan belum bisa diinformasikan, karena unit baru tiba. Berkaca pada 2018 lalu, jumlah liter air yang digunakan mencapai 4 ribu liter.

Data kebakaran sendiri, kata Vivien, selama 2019 mulai dari Januari-18 Juli 2019 sudah ada 198 kejadian. Dari 198 kejadian itu, jumlah titik panas yang terpantau oleh Terra, Aqua, dan SNNP di wilayah Kalteng mencapai 448 titik panas. 18 sampai dengan 19 Juli 2019, dari pukul 07.00 sampai 07.00 WIB atau selama 24 jam terakhir, ada 10 titik panas yang terpantau.

Luasan yang terbakar, lanjut Vivien, selama 2019 mencapai 480,7005 hektare. Kualitas udara di kalteng masih dalam kategori dengan indikator baik atau good, dengan nilai 0. Jarak pandang sendiri, di Pangkalan Bun jarak pandang mencapai 6 Km, di Sampit jarak pandang 8 Km, Palangka Raya dan Buntok tidak ada penghalang, sementara di Muara Teweh jarak pandang 5 Km. ded

Pos terkait