Ditinggal Pergi, Rumah Terbakar

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Warga di Jalan Menteng III, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya dikagetkan oleh terbakarnya sebuah rumah di kawasan tersebut, Minggu (14/7).

Rumah berkonstruksi kayu dengan atap sirap berukuran 6×10 meter itu diduga terbakar, akibat api dari tumpukan sampah merembet ke pohon sawit dan naik ke atap rumah.

Bacaan Lainnya

Saat kebakaran, 4 penghuni rumah tidak berada di tempat. Saat ini Polsek Pahandut telah melakukan penyegelan terhadap rumah untuk memulai penyelidikan.

Ketua RT 02 RW 11 Adi Suryadi Djata mengatakan api diduga berasal dari tumpukan sampah di bagian kanan rumah yang merembet ke pohon sawit.

“Saya tahunya pas ditelepon istri. Saat ditelepon, api sudah di daun pohon sawit lalu ke atap rumah. Kata anak-anak sih dari sampah,” katanya saat di lokasi kebakaran.

Senada, Hendra, tetangga sekitar, menyebutkan jika api berasal dari bawah yang merembet ke pohon sawit.

“Mungkin karena angin kencang, api lalu naik ke atap rumah. Tadi yang terbakar di bagian bawah dulu, rumput dan tumpukan sampah,” terangnya.

Sedangkan Rois, penghuni rumah, menuturkan bahwa saat kejadian ia sedang berada di tempat temannya. Saat itu rumah baru saja ditinggal pergi.

“Saya juga kaget karena barusan ditinggal keluar. Tidak ada membakar sampah. Waktu saya tinggal aman saja. Di rumah ada 4 orang yang tinggal di sana, yaitu saya, Aldo, Tegar, sama Ibnu,” tuturnya.

Hal tersebut turut diamini Aldo. Dikatakan, akibat kebakaran tersebut tidak ada benda berharga yang berhasil diselamatkan.

“Motor saya di dalam rumah terbakar. Lalu ada kulkas, TV dan peralatan rumah tangga lainnya,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Pahandut AKP Edia Sutaata mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut.

“Untuk kerugian masih kita data. Saksi-saksi masih diperiksa. Tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

Pantauan Tabengan, usai kejadian Polsek Pahandut turut memberikan bantuan sembako kepada korban kebakaran.

Bangunan Walet Ludes
Sementara itu, 2 buah bangunan budi daya sarang burung walet, 1 rumah, dan barak sewaan 10 pintu di Jalan Haringen RT 10, Kelurahan Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (13/7) siang, hangus terbakar.

Aroel, saksi mata, mengatakan api pertama kali terlihat di barak sewaan. Ketika itu api sudah mulai membesar dan melahap barak sewaan.

“Saya bersama anak saya lewat Jalan Ahmad Yani dan melihat asap tebal, lalu saya langsung menuju arah asap tebal di Jalan Haringen. Sampai di lokasi, saya melihat api mulai membesar dari barak sewaan, lalu saya langsung menghubungi unit pemadam kebakaran Tamiang Layang,” katanya.

Pantauan di lapangan, pemadam kebakaran pertama kali tiba di lokasi kebakaran sekitar 15 menit setelah dihubungi. Saat itu api yang sudah membesar dan menghanguskan barak beserta rumah dan bangunan budi daya sarang burung walet milik Afny.

Dalam waktu singkat, api juga merambat ke bangunan sarang burung milik H. Mahdi dan rumah Mahyudi. Api akhirnya bisa dipadamkan setelah 3 unit armada damkar dari Kelua Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan ikut berjibaku melawan si jago merah.

Kapolres AKBP Zulham Effendy mengatakan pihaknya melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut. Penyidik meminta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

“Kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari tim identifikasi Satreskrim Polres Barito Timur. Untuk sementara diduga karena hubungan pendek arus listrik. Dugaan ini ada karena kondisi barak sedang dalam keadaan kosong atau penghuninya sedang tidak ada di tempat,” kata perwira dengan pangkat melati dua di pundak itu. fwa/ant

Pos terkait