PSTI Seleksi Atlet Takraw Pra PON Melalui Kejurprov

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Cabang Olahraga Sepak Takraw mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan 2019 ini.

Sebagai tahap awal, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan penjaringan atlet putra dan putri melalui Kejuaraan provinsi (Kejurprov).

Bacaan Lainnya

Ketua Pengprov PSTI Kalteng Agustan Saining menyampaikan, Kejurprov takraw yang digelar dari 2-4 Juli di GOR Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jalan Tampung Penyang ini diikuti 25 regu putra dan 9 regu putri dari 10 kabupaten dan 1 kota.

Nama atlet sudah di kantongi dan beberapa hari setelah selesai kejuaraan ini atlet akan dipanggil untuk mengikuti latihan terpusat.

“Setelah selesai Kejurprov, Pengprov akan memanggil 13 orang atlet terdiri dari 6 putra dan 7 putri untuk melakukan latihan terpusat di Palangka Raya yang mulai digelar tanggal 10 hingga akhir bulan karena Pra PON digelar 2 Agustus di Jakarta,” kata Agustan, Kamis (4/7).

Pengprov PSTI Kalteng memasang target medali pada babak kualifikasi menuju PON Papua 2020 nanti.

Dia menilai takraw Kalteng beberapa tahun belakangan ini berjalan di tempat, sehingga tahun ini jadi titik awal kebangkitan olahraga Takraw Kalteng. Dia berharap takraw Kalteng bisa berjaya setiap mengikuti ajang kejuaraan.

Ditambahkan pelatih takraw Kalteng Ahmadi, pada saat latihan terpusat jangka pendek, sehingga latihannya difokuskan pada serangan, servis dan smash. Kalau fisik atlet, setelah pulang dari kejuaraan ini diminta tetap latihan menjaga kondisinya di daerah masing-masing.

“Karena ini jangka pendek, maka fokus latihan 80 persen teknik. Apa lagi untuk sepak takraw tidak ada batasan usia sehingga banyak atlet senior juga yang turun, tapi dari rekam jejak atlet takraw kita ini sangat bagus apalagi yang putri sering meraih medali ditingkat nasional,” kata Ahmadi.

Menurut Ahmadi baik regu putra maupun putri memiliki peluang yang sama untuk lolos ke PON Papua apalagi ada nomor baru yang dipertandingkan, dobel event terdiri dari dua pemain di lapangan dan satu cadangan, sehingga dalam Kejurprovpun nomor tersebut yang dipertandingkan baik putra maupun putri. yml

Pos terkait