Jutaan Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan

  • Whatsapp

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun, Rabu (26/6), memusnahkan barang kena cukai hasil tembakau sebanyak 1.547.552 batang rokok ilegal atau senilai Rp1.237.054.000 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp912.333.460. Acara pemusnahan dihadiri Wakil Bupati Kotawaringin Barat Ahmadi Riansyah dan beberapa perwakilan instansi pemerintah.

Kepala Kantor Bea Cukai Pangkalan Bun Nurtanti Widyasari mengatakan barang kena cukai hasil tembakau yang dimusnahkan hasil penindakan pada 2018 lalu. Kegiatan pemusnahan ini merupakan salah satu upaya Bea Cukai Pangkalan Bun dalam menggempur peredaran rokok ilegal di wilayah pengawasan Kabupaten Kobar, Lamandau dan Sukamara.

“Rokok ilegal ini kita amankan pada tahun 2018 lalu di Pelabuhan Panglima Utar Kumai. Barang-barang tersebut berasal dari Jawa Tengah yang diangkut melalui ekspedisi dengan modus dalam kemasan kerupuk dan kemasan tanpa keterangan. Pada tahun 2018 lalu, ada 11 penindakan,” kata Nurtanti.

Menurut dia, hingga saat ini pihaknya masih menelusuri pemilik rokok yang dimusnahkan. Karena di alamat ekspedisi tanpa disertai nama maupun alamat pengirim.

“Rokok yang kita musnahkan ini menggunakan modus ada yang tidak menggunakan pita cukai, ada juga yang menggunakan cukai bekas dan pita cukai palsu. Pemusnahan atas barang milik negara ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.136/PMK.04/2010,” tegas Nurtanti.

Sementara, Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Bea Cukai yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam menggempur peredaran rokok ilegal.

“Ini sebuah prestasi yang baik dari Kantor Bea Cukai, apa yang dilakukan dalam menggempur barang rokok ilegal ke depannya akan meningkatkan pendapatan daerah dari dana perimbangan Bea Cukai yang dikembalikan kepada daerah dari pusat. Pada tahun 2018 lalu berkisar Rp1,3 miliar. Kami bersama Kantor Bea Cukai, TNI dan Polri siap memberantas rokok tanpa cukai,” tegas Ahmadi.c-uli

Pos terkait