Eriadi Tewas Dikeroyok

  • Whatsapp

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Seorang pria tewas mengenaskan setelah dikeroyok 3 orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam. Korban bernama Eriadi (32) warga Jalan Wortel I Kompleks Fajar Permai IV No.25, Kota Palangka Raya.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Desa Bukit Batu RT 02, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Minggu (26/5) sekitar pukul 21.30 WIB. Korban mengalami luka tusuk di dada kiri, perut sebelah kiri dan paha kiri.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana rilis yang disampaikan ke media ini, sebelum kejadian Enengsih (38) warga Jalan Mangku Raya, Kota Palangka Raya bersama beberapa orang, yaitu Rina Mega Silvia (35), Novita Wulandari (19), M Syahril (19), dan Doni Atmaja (16) warga Desa Bukit Batu, Mantangai, sedang asyik nongkrong di depan warung Mama Ufik.

Tak lama datang 2 orang tak dikenal mendekati mereka seraya menanyakan apakah Syahril dan Doni tersebut bernama Wahyu. Oleh Syahril dijawab bukan. Namun, tampaknya kedua orang ini tidak percaya dengan jawaban tersebut. Salah satu pelaku lalu memukul Syahril dengan tangan kosong. Syahril kemudian menghindar.

Sedangkan Novi, Mega, dan Doni juga menghindar dengan pulang ke rumah. Mereka lalu menceritakan peristiwa itu kepada Eriadi. Kebetulan, Doni merupakan anak tiri Eriadi.

Mendapat laporan anaknya tersebut mau dipukul oleh orang yang tidak dikenal, Eriadi lalu berangkat menggunakan sepeda motor menuju warung Mama Ufik dengan diikuti oleh Mega dan Novi. Tiba di depan warung, korban bertemu dengan pelaku yang ternyata berjumlah 3 orang.

Setelah korban berbicara dengan pelaku, tiba-tiba salah satu di antaranya memukul korban. Merasa dipukul, korban membalas. Salah satu pelaku memukul korban dengan menggunakan balok kayu. Sedangkan pelaku yang lain mencabut pisau dan menusukkan beberapa kali ke tubuh korban hingga akhirnya tersungkur. Usai kejadian ketiga pelaku melarikan diri.

Melihat korban tergeletak berlumur darah, Mega dan Novi segera membawa korban ke Puskesmas Danau Rawah. Meski sempat diberi pertolongan, nyawa korban tak terselamatkan. Jenazah korban lalu dibawa ke RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Pos Polisi Bagugus.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasatreskrim AKP Ahmad Budi Martono, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Hingga saat ini anggota saya masih melakukan penyelidikan dan juga mencari ketiga terduga pelaku, sebab usai melakukan pengeroyokan ketiganya langsung melarikan diri. Sebagaimana keterangan beberapa saksi, identitas pelaku sudah kita kantongi. Kami harapkan kepada pelaku dapat menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatan,” kata Kasatreskrim. c-yul

Pos terkait