Dukung Ibu Kota RI di Palangka Raya

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kalteng sebagai salah satu kandidat terkuat calon ibu kota pemerintahan RI, menjadi sorotan kalangan DPRD Kalteng. Menurut Wakil Ketua Komisi A HM Fahruddin. Ia menilai ketika itu terealisasi, pihaknya optimistis akan ada pergerakan yang cepat, dalam peningkatan pembangunan.

“Jelas ada pembangunan sarana dan prasarana penunjang, secara besar-besaran di wilayah ini,” ujarnya kepada awak media, belum lama ini. Kondisi itu akan didukung dengan dana APBN yang jumlahnya jelas sangat besar. Seperti kegiatan pembangunan jalan, gedung perkantoran, listrik, bandara, dan hal penunjang lainnya.

Bacaan Lainnya

Menyangkut itu, pihaknya mendukung dalam mewujudkan keinginan tersebut. Pihaknya juga mendukung dengan apa yang dilakukan Pemprov beserta unsur lainnya, terkait persiapan ke depan. Salah satunya adalah lahan di wilayah Palangka Raya, Katingan, dan Gumas.

Wakil rakyat dari Fraksi Nasdem itu berharap pemerintah daerah terus berupaya dalam mempersiapkan itu. Bisa berupa rencana jangka panjang, untuk merealisasikan wacana tersebut. Tidak dipungkiri, ujarnya, keinginan serta harapan itu, pernah disampaikan Presiden pertama RI Ir Soekarno.

“Saya yakin, kalau terwujud maka pembangunan kita akan semakin pesat. Kita bisa lihat contohnya di kabupaten pemekaran saja,” ujar mantan Sekda Kotim itu.

Pembangunannya terlihat lebih cepat dan semakin baik. Apalagi kalau wilayah ini menjadi ibu kota pemerintahan. Fahruddin menyarankan agar pemprov dan pemkab/kota tetap bersinergis.

Tentunya dalam hal kegiatan pembangunan. Utamanya pencegahan potensi-potensi yang dianggap negatif. Misalnya saja antisipasi jangan sampai muncul adanya kawasan kumuh. Lalu pencegahan persoalan kemacetan dan permasalahan sosial lain, antara pencari kerja dan masyarakat lokal.

Kendati begitu, secara keseluruhan ada sisi negatif dan positifnya. Namun pihaknya sendiri lebih mengarah pada hal-hal yang baik dan tidak ingin terpengaruh dengan persoalan yang kurang optimal. “Kita lihat sisi positifnya saja, kalaupun ada sisi negatif maka kita harus antisipasi, melalui perencanaan dan persiapan yang matang,” tegasnya. drn

Pos terkait