Kontroversi Putri Norwegia Kencani Dukun

  • Whatsapp

OSLO/tabengan.com – Putri Norwegia Märtha Louise menimbulkan kontroversi ketika dia menjalin hubungan dengan seorang penasihat spiritual asal Amerika Serikat (AS). Sang putri bahkan ikut melakukan tur bertajuk “The Princess and the Shaman” dengan kekasih barunya itu.

Putri Louise dan Durek Verrett mengonfirmasi hubungan mereka romantis mereka melalui media sosial akhir pekan lalu.

Bacaan Lainnya

Pria berusia 44 tahun itu adalah putra seorang wanita keturunan Norwegia-India dan seorang ayah dari Haiti. Dia menyebut dirinya sendiri sebagai “pembimbing spiritual dan tabib berbakat” dan “dukun generasi keenam” dengan pelanggan yang dilaporkan termasuk selebritas internasional seperti Gwyneth Paltrow.

Verrett adalah seorang dukun kontroversial yang mengklaim memiliki kekuatan “mengakses atom” dan “benar-benar mengurangi penuaan”. Sebelumnya, ia juga mengaku bisa berbicara dengan roh dan bahkan telah menyembuhkan seorang pasien kanker, tetapi memoderasi pernyataannya setelah mendapat kritik.

Tindakan Märtha Louise yang menjalin hubungan asmara dengan Verrett telah memicu reaksi keras dari pers dan warga umum Norwegia.

“Untungnya, Norwegia telah memberi ruang bahkan para bangsawan untuk mencintai siapa saja yang mereka inginkan. Dan kebebasan itu termasuk memilih seorang dukun. Bukan di sini masalahnya. Bisnis komersial, neo-religius yang akan ia lakukan dengan Shaman Durek, di sisi lain, memiliki semua alasan untuk dikritik,” tulis wartawan Aftenposten, Ingeborg Senneset.

“Keyakinan bahwa hal-hal seperti penyembuhan itu nyata tidak didasarkan pada bukti, tetapi pada anekdot,” lanjutnya sebagaimana dilansir Sputnik.

“Jika kita sedikit lebih progresif dan telah mengubah suksesi sebelumnya, Norwegia sekarang akan memiliki raja dukun,” kata seorang warganet berkelakar.

Märtha Louise adalah putri dari Raja Harald dan Ratu Sonja dari Norwegia, serta kakak perempuan Putra Mahkota Haakon. Putri berusia 47 tahun itu telah diganggu oleh kontroversi selama bertahun-tahun dan telah lama dituduh mengeksploitasi status kerajaannya untuk keuntungan wirausaha.

Pos terkait