Musim Hujan, Pedagang Es Sepi Pembeli

  • Whatsapp
iklan atas

Tabengan.com – Cuaca di kota Palangka Raya sedang memasuki musim penghujan. Kondisi demikian membuat suhu udaha sangat dingin. Ini memberikan pengaruh pada masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari kondisi cuaca, seperti penjual es. Saras, salah seorang penjual es buah di Jalan Tjilik Riwut, mengaku rejekinya berkurang saat musim hujan seperti ini.

“Cuaca dingin begini hanya sedikit orang yang beli es buah di sini,” kata penjual es di pinggiran jalan itu, saat dibincangi Tabengan, Selasa (12/3). Saat cuaca sedang panas terutama pada musim kemarau, banyak masyarakat yang singgah untuk membeli es dagangannya tersebut.

“Kalau cuaca sedang panas cukup ramai, di sini ada jus alpukat, mangga, melon, dan lain- lain. Tapi kalau sepi gini, ya saya cukup setengah hari saja jualannya,” ujarnya. Salah seorang penjual pentol sekaligus es di kawasan terminal baru Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Marno, mengakui cuaca dingin seperti saat ini, masyarakat cenderung hanya ingin membeli pentol atau bakso ketimbang es.

“Kalau sedang dingin gini, orang- orang senangnya makan bakso saja mas,” ucapnya. Kalaupun ada yang membeli es, itupun karena rasa dari pentol dan bakso yang dijualnya pedas, pembelipun akan membeli es yang dijualnya. Iapun mematok harga es Rp1 ribu/gelas atau per bungkus. “Harganya seribuan saja, tapi kalo lagi musim hujan gini terus terang agak berkurang peminatnya mas,” bebernya. ybs

iklan atas

Pos terkait

iklan atas