40 Perusahaan Belum Jalankan Plasma

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah Rawing Rambang menyebut sebanyak 40 perusahaan dari 180 perusahaan perkebunan di Kalteng belum menjalankan plasma. Alasannya, sedang mengurus pelepasan hutan di Kementerian Kehutanan.

“Mereka sedang memproses untuk menjalankan plasma. Mereka sudah mengurus itu dari tahun 2012. Namun, dari Kementerian Kehutanan belum keluar. Saya tidak tahu apa kendalanya di Kementerian Kehutanan, karena itu bukan kewenangan kami,” ujar Rawing di gedung DPRD Provinsi Kalteng, Selasa (12/3).

Bacaan Lainnya

Menurut Rawing, daerah-daerah yang perusahaan perkebunannya belum menjalankan plasma, antara lain Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Katingan, dan Gunung Mas. Pihak daerah sudah mengirim surat untuk mendorong proses pelepasan hutan ke kementerian.

“Daerah sudah mengirim surat, sudah memproses, jadi ketok palunya itu sekarang berada di pusat, di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup,” ucap Rawing saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi B DPRD Kalteng.

Masalah perkebunan plasma sawit ini kembali menjadi sorotan. Itu sebabnya, dewan mengadakan RDP dengan Dinas Perkebunan dan perusahaan-perusahaan perkebunan yang ada di Kalteng untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

“Sekitar 40 perusahaan dari 180 perusahaan perkebunan di Kalteng yang belum melakukan plasma. Kendalanya memang pengajuan di kementeriannya, karena kawasan hutannya harus dilepaskan dulu,” pungkas Rawing. bob

Pos terkait